My Passport (Catatan tentang Imigrasi Denpasar)

JUMAT, 6 Mei 2011

... postingan dengan tema yang sama dengan mamanya rapha...
Dari kapan hari belum sempat bikin paspor. Merasa masih lama berangkat. Padahal udah 2 bulan lagi. Akhirnya minggu ini pengurusan dokumen itu saya selesaikan. 
Yang membuat saya puas, saya urus paspor sendirian loh. Suami gak bisa nganter karena ada acara. Dan memang sudah saya niatin untuk urus sendiri biar tahu prosedur. Disamping itu juga belajar mandiri kan mo pergi ke negeri orang harus dilatih keberanian dari sekarang. Hihihiiiii....

Dokumen asli macam ijazah terakhir dan akte yang disimpan my pap, saya ambil minggu lalu. Trus hari selasa lalu mulai saya copy2 (sesuai aturan untuk copy paspor biar gak bolak balik) di rumah biar siap semua pas di kantor imigrasi. Tinggal nyiapin aja sih, karena apa saja syarat bikin paspor udah saya search sejak lama. Hehehehe thanks simbah gugel.

Dokumen untuk paspor :
1. Akte lahir asli
2. Ijasah terakhir
3. Kartu Keluarga
4. KTP
5. Surat rekomendasi bikin paspor dari kantor (Diteken bos.  Beliau bilang  "ya penting punya paspor ini" . Xixiixixi. Tengkyu pak ).
6. Buku  nikah (bagi yang sudah)

Semua dokumen itu fotocopy rangkap 1 aja. Utk KTP hsil copy nya harus sejajar gak boleh dipotong.
hasil googling

Trus hari kamis kemarin (5) pagi jam 8 saya udah meluncur ke kantor imigrasi klas 1 Denpasar di Jln. Di Panjaitan (komplek kantor pemerintahan prop. Bali). Saya pikir bakal butuh waktu lama, makanya saya terpaksa minta tuker masuk kerja siang. Eh lha cuma butuh setengah jam aja di hari pertama. 

Ini dia rinciannya 30 menit di Hari pertama :

1. pergi ke loket permohonan paspor, ada 4 loket yang saya liat. Di loket itu saya bilang mo bikin paspor. Si ibu petugas langsung cekatan ngasi form  sambil mengarahkan agar beli map dulu di belakang.

2. Baiklah pergi area belakang ada loket kecil disitu bilang beli map.  Ditebus dengan Rp 10rb. dapet map kuning lengkap dengan cover hijau (buat cover paspor kali ya). Tauu deh.

3. Isi form. Di bagian isi form ini saya sedikit bingung. Soalnya gara-gara nama saya. Di akte dan ijazah ditulis lengkap nama plus gelar lahir ( paling keki pake gelar ini. Tp gmn lagi hihihiiiii bs marah si-mbah saya uhuks.). Sementara di KTP ma KK nama tanpa gelar. Syukur bisa lancar saya isi.

4. Form yg udah kita isi lengkap masukkan ke map kuning dilengkapi berkas fotocopy. Serahkan petugas loket. Nunggu dipanggil dengan no antrean warna hijau yang udah dikasi. Saya dapet no 11A.

5. Hitungan 5 menit udah dipanggil, diminta berkas asli, dicocokin ma fotocopy. Trus dikasi no antrean warna biru untuk datang besoknya sambil membawa dokumen asli. No yang saya dapet 16B

note : antrian tidak terlalu banyak, jadi pantaslah saya gak perlu nunggu lama.

Hari kedua Jumat (6):

1. Pergi ke loket 4 sambil nyerahin kartu biru yang dikasi hari pertama. Petugas cari map kita sambil ngasi kwitansi untuk dibayar di kasir.
2. Serahkan kwitansi ke kasir. Tunggu nama dipanggil. Saya dapet no antrian 39
3. Baru bayar Rp 200 rb untuk SPRI
                            Rp   55 rb  untuk TI
   jadi total Rp 255 rb ditambah biaya map hari pertama Rp 10rb =Rp 265 rb. 
Gak tauu kalo biaya calo. Hehehe saya gak liat ada calo disana mungkin juga gak ada kali ya. Apalagi dibeberapa lokasi strategis ada tulisan larangan pake calo

4. Serahkan kwintansi ke loket 4. Lanjut nunggu panggilan untuk ;
5. Foto dan sidik jari . Dandan yang keren biar ok hasilnya. Hehehe.
6. Kelar no.5 ngantri bentar untuk interview di ruangan sebelahnya.
Saat interview ini saya conform soal nama lagi. Petugas bpk muda  yang dari name tag-nya itu seperti nama orang Sumatera Utara kasi jawaban jelas. Berikut kasi solusi yang pada intinya nama saya aman untuk keseluruh dunia. Xixiixix. Saya juga sempat tanya2 beberapa ke dia. Mumpung ada petugas berkompeten . Sekitar 10 menit  sih sesi interview ini karena sambil mengecek lagi semua data untutk dipublish di pasport.

7. Selesai, dan suruh balik selasa depan (10) untuk ambil paspor yang sudah jadi.
Total 4 hari kerja bikin paspor ini. Karena kepotong libur terpaksa gak berurutan 4 hr ini. Ya sudahlah yang penting paspor siap.

Total waktu habis di hari kedua 1,5 jam saja

Tugas berikutnya segera konfirmasi paspor ke Air Asia karena saya mo revisi tiket. Di tiket tertulis gelar lahir padahal aturan internasional tidak boleh ada gelar. Ye maklum pas beli tiket belum punya paspor. Uhuks.

Catatan saya untuk kantor Imigrasi klas 1 Denpasar

1.  Service memuaskan
2. Antrian tidak sampai berjam-jam
3. Petugas helpfull
4. Ruang tunggu nyaman ga sampe meluber ke luar
5. Disediakan Tv plus tayangan TV kabel biar ga bete
6. Disediakan minuman air mineral free dalam jumlah banyak di meja khusus untuk tamu. Saya ambil minum juga dong lagi haus pas gratisan jg *LOL*

Penting : kondisi diatas bisa dialami berbeda oleh orang lain maupun di kantor imigrasi daerah lain.

Skejul 2011

JUMAT, 29 APRIL 2011


Pagi-pagi buka dapet inbox FB dari mbak sepupu saya-tercinta. Ngasi kabar sekalian undangan ke wedding-nya 26 Juni mendatang. Perasaan saya ; ikut bahagia, akhirnya dia lepas masa sendirinya setelah divorce sekitar 3 tahun lalu.

Mendadak, iya ? karena tahun kemarin pe awal tahun 2011 ini belum denger kabar lanjut ke pelaminan dengan calon pasangan barunya. Masih agenda lamaran aja. Off course sekarang saya yang mendadak bingung *lebay* karena hampir berbarengan dengan acara pribadi saya. Uhuks.

Kalo di list 2011 ini ternyata banyak juga skejul ekstra bujet :
  • jalan-jalan ke Jawa Timur dengan my fam ( sudah  3-7 Maret lalu )
  • undangan pernikahan kakak sepupu saya di Jatim (26 Juni, sedang dipikirkan datang ato tidak karena mepet dengan skejul no. 3 )
  • Vacation saya ke Singapura-KL dengan tmn2 ( Insya Allah  siap berangkat  3-7 Juli  )
  • Mudik lebaran termasuk kewajiban yg harus dilakukan  (  29-31 Agustus ), alhamdulillah masih di Bali aja jadi cost transport bs ditekan
  • undangan pernikahan adik sepupu di Jatim lagi (9 September, sedang dipikirkan)
  • rencana program hamil ( start setelah saya datang dr vacation, sedang dipikirkan )
  • rencana liburan berdua untuk support program hamil (ke sekitar Bali aja or Lombok, rencana tiba2, masih dipikirkan)
  • Denger gosip konser Bon Jovi Oktober. Si-bapak tertarik pengen nonton, saya sih pengen juga meski gak mudeng lagunya tp pgn tahu lah kayak gimana konser artis dunia gt. Selain pengen jalan2 di Jakarta, maklum udah lama gak kesana (sedang dipikirkan)
ambil dr www.raihaanah.com

dari eidelwish.blogdetik.com
 
Weks, langsung puyeng deh begitu dihitung pake kalkulator. Jadi harus pake skala prioritas dari urutan ke 2 pe terakhir. Kecuali no 1 sudah dilakukan, no 4 yg wajib dan no 3 yang haruss dong  (udah ngimpi2 dari kapan). Terus yg no. 6, Insya Allah tetap kita upayakan karena sudah diniatin dr awal tahun. Sisanya nunggu kejatuhan sekarung duit dari langit *ngarepnya berlebihan*.

Pilih-Pilih Tabungan

KAMIS, 28 APRIL 2011

Baru tadi pagi terima polis asuransi pendidikan yang ditawarkan oleh Sun Life lewat KK BNI 46. Mariii menyisihkan uang tiap bulan untuk membayar preminya. 
Seperti pernah saya tulis diposting sebelumnya, saya ikut asuransi tersebut karena bukan unitlink dan preminya tidak mahal. Disamping itu juga ada cover asuransi jiwa jika misalnya pemegang polis kenapa-napa.

Ehemm glek belakangan ini memang saya jadi merisaukan masa depan. Maksudnya banyak keinginan, tapi masih belum yakin  apakah semua keinginan itu terpenuhi kalo tidak dipersiapkan dari awal-ya iyalahh. Misalnya saja untuk kebutuhan hunian, perjalanan ibadah (umroh/ haji), liburan, tukar tambah kendaraan pribadi, anak (jika sudah dikasi). Selama ini untuk mengcover keinginan skala sedang masih mengandalkan bonus2 dari kantor si-bapak. Tapi perlu juga lah punya tabungan tetap untuk tujuan tertentu yang tidak boleh diotak atik sebelum waktunya tiba*lap jidat*.
ambil dari www.gkisokasalatiga.org

Tadi waktu baru balik dari BNI  bis ada transaksi pribadi, saya tertarik dengan jenis tabungan yang ditawarkan.

Ini contekannya:

BNI Tapenas alias Tabungan Pendidikan Anak Sekolah dari BNI. Eh biar belum punya anak saya rasa gak apa-apa juga kan kita nabung di tabungan tersebut. 
- Setoran bulanan mulai dari Rp 100 rb sampai Rp 5 juta yang dipotong langsung dari rek BNI taplus, taplus utama atau BNI giro yang kita miliki.
- Bunga kompetitif dari tabungan biasa
- Manfaat asuransi hingga Rp 800 juta
- Asuransi otomatis bebas resmi
- Jika terjadi resiko kematian atau cacat tetap  total pada penabung maka setoran bulanan akan dilanjutkan oleh perusahaan asuransi hingga saat jatuh tempo (BNI 46 sepertinya menggandeng perusahaan asuransi untuk tapenas ini)

Ilustrasinya:
misalnya setoran Rp 100 rb perbulan --> tahun pertama = Rp 1.314.990--> tahun ke-18 = 30.317.563
jika setoran Rp 200 rb perbulan--> tahun pertama= Rp 2.538.363--> tahun ke-18 = 60.471.687
Semakin besar premi yang kita bayarkan, semakin besar juga yang kita dapat saat jatuh tempo.
Misalnya premi Rp 500 rb perbulan-->tahun pertama= 6.208.485--> tahun ke-18=Rp 151.340.602
Kalo mampu bayar 5 juta per bulan, bisa 1,5  M cairnya. 

Oh ya untuk jangka waktu yang kita pilih sih tertulis fleksibel dari 2 tahun -18 tahun. Biaya adm per tahun dikenakan Rp 12 ribu. Kemudian tingkat suku bunga 4.50 persen  pa*

Memang untuk macam-macam tabungan maupun investasi masing-masing orang beda penilaiannya. Ada yang suka nabung emas, ada yang suka beli saham, deposito, atau nabung rutin tiap bulan di rekening khusus.

Waduh kalo saya, pernah punya rekening khusus tapi selaluuuu aja terpakai. Huhuhuuuuuu....Tapi bukan berarti ga bisa nabung sih. Saya nabungnya lewat bayar premi asuransi. Pernah sekitar 2006-2008 saya ikut asuransi Cigna karena waktu itu jadi nasabah Bank Niaga. saya ikut di jangka waktu 7 tahun. Di tahun ke-2 saya hentikan tuh asuransi, horeeeee cuma dipotong admin saja,  saya seperti habis narik deposito. Lumayan buat tambah2 biaya nikah. Satu lagi sama tabungan Simponi untuk pensiun dari BNI juga yang dipotong langsung dari kantor. Aturan saya ambil pensiun di umur 50 tahun. Berhubung saya resign , saya cairkan tabungan tersebut. Jujur, bujet nikah  (beberapa item yang saya handle sendiri) terbantu dengan pencairan kedua simpanan tersebut. Tambah-tambah dikit dari simpenan khusus.

Makanya kenapa saya cukup tertarik dengan asuransi-asuransi seperti diatas karena sama aja dengan nabung. Kecuali unitlink ya saya  tidak tertarik apalagi setelah baca2 ulasan oleh para pakar maupun yang pernah ikut. Jujur lagi, akhir thn lalu saya sempet mo ikut, untung masih saya tahan dan dapat pencerahan setelah googling. Jadi batal deh gabungnya, alhamdulillah.

Balik ke review diatas, saya list saja dulu sih. Mudah2an ada kenaikan gaji signifikan si-bapak maupun saya, jadi bisa nambah nabung di tapenas segera *ngarep*. Rencana ambil jangka waktu sekian tahun. Bismillah.


Me Time

RABU, 20 APRIL 2011

Punya mainan baru alias si blog sederhana yang umurnya baru 6 bulan ini benar-benar mengasyikkan. Me time buat saya utk bisa lepas penat ; curhat, lagi jengkel ( ma brita2 artis), simpati (kasus-kasus sosial), atau sekedar numpahin ide. Memang sih suka malu kalo tulisan saya dibaca si-bapak. Padahal dia katanya asyik2 aja bacanya. Malah kasi support utk produktif :)).

Untuk design dan tema blog ini, saya gak bisa bikin aneh2 dan heboh, maklum gaptek. Jadi saya tinggal pilih aja yang disediakan oleh blogspot. Saya suka background model lagi jalan di catwalk. Saya pilih karena  itu mewakili gairah  saya yang tertarik dengan fesyen dan lifestyle. Tapi saya bukan fashionista dan shoppaholic.

Saat saya posting something di blog  memang harus pada titik mood maksimal ;good mood atau bad mood. Misalnya lagi sebel banget pada satu brita. Ya sudah harus segera saya curahkan, biar passion-nya dapet.  Jadi kalo suatu saat saya baca lagi, pasti udah ketebak tulisan saya itu saat lagi marah. Gitu juga sebaliknya. Hehehhe. 

Alhamdulillah, punya blog juga punya teman baru. Yang justru kenal lewat blog. Seru. Blog juga menghubungkan saya dengan teman-teman lama.  Ini dia mereka :

Ada Asty @AstyNNS teman sekelas waktu kuliah di Jogja. Kalo ada postingan yang membuat saya penasaran, biasanya gak cuman komen di box tapi jg msh inbox di FB. Hihiiiiii. 

Trus Ririn (tdk mau  dimuat link-nya tp ada kok di list kanan blog saya), @elevenmay sahabat saya sejak TK merangkap teman curhat merangkap partner bisnis kecil2an yang kita jalani berdua.  Tiap hari kita selalu ngobrol di ym kalo lagi senggang kerjaan ktr. Saya juga sering ketawa terhibur kalo denger crita dia *via ym* tentang bocah perempuannya yang baru 1,5 thn dan lucu banget. Untuk urusan blog, kita juga sering sharing terutama gadget2 yang awal2 dia bikin blog belum paham. Hahahah padahal saya yang ditanya ini juga masih gaptek. 
Kalo dipikir temenan dekat ma dia udah luamaaaaaaaaaaa bgt. Dari zaman TK, SD, SMP pisah tp tetep kontak, trus ketemu lagi di SMA klas 1. Pisah kuliah tp tetep awet temenan pe skrg.

Lanjut Rika @cacarika tmn sejak SMP-SMA meski beda kelas. Asyik juga ma ibu satu jagoan ini. Tambah seru kalo udah bls2an di twitter. Ow ya saya sering juga nanya2 about Bontang ; tempat wisata, kuliner, pengrajin perhiasan, secara ya dia baru pindah kesana ikut suami tercinta. Pasti seru di Borneo itu. Exotic Place.

Uhmm ketemu juga sama Fieka teman kos waktu kuliah dulu. Postingan bu dosen  yang sering bahasa gado-gado; Betawi, Indonesia suka bikin saya ngakak. Apalagi kalo dia crita tentang kesehariannya plus crita about suaminya yang pilot AU itu *secara ya saya juga pengen bgt punya anak jadi Pilot*. 

Ada juga sih teman kuliah satu lagi Rahma , saya kepengen juga sih suatu saat nanti seperti dia. Punya butik baju.

Lanjut @tinasenja, tmnnya kakak sepupu saya. Dia baru belajar bikin blog yang terinspirasi dari saya, katanya. Hahahaha jadi malu. Eh tapi sampe skrg blognya belum  terisi mgkn blm ada waktu nulis blog.

Selain teman-teman diatas saya juga seneng banget bisa kenalan dengan :

Mbak Windy  @windia07, salut ma si ibu satu ini, dia produktif banget deh. Setiap hari adaaaa aja yang diposting. Gak Cuma satu, sekali posting bisa tiga. Sampe bingung gmn saya mo komen, hehehehe. Postingannya tambah seru lagi karena khusus ada edisi LDR dan story tentang Rusia. 

Kemudian mamanya zayyan @mamanya Zayyan. Tiap pasang pic Zayyan saya suka gemes, nih baby boy lucu bgt. Eh ya ada pic Zayyan yang saya simpan. Pic lagi mrepet di tembok waktu msh umur 7 bln kalo gak salah. 

Nambah Bunda Nay @anisw. Ternyata mamanya Nay ini suaminya satu SMA sama saya, Ririn dan Rika. Tapi saya sangsi papa Nay kyknya gak tau saya, hihiiiiiii.
Hmm sapa lagi ya, eh ya ada Dija dan tante Elsa. Crita Dija yang ditulis si tante  bener2 menyentuh saya. Uhuks. Love Dija so much.
Banyak lagi yang mo saya tulis one by one. Tapi maapkan hanya sempat tulis beberapa saja untuk mewakili teman2 blogger yang belum saya sebut. Karena ada lumayan banyak.

Pastinya saya sayang semua teman-teman blog saya.

Yang udah sengaja atau gak sengaja berbagi ilmu, berbagi crita, dan apa aja yang bisa dibagi di blog masing2. 
Love u all deh….


Progress Si Sarang Semut

SABTU, 16 APRIL 2011

Di hampir penghujung pekan ini....
Mau menuliskan testimoni supaya tidak keburu lupa. About what? tentang khasiat sarang semut yang saya si-bapak minum sejak awal Maret lalu.

Awal-awal minum rebusan sarang semut :
  • saya bisa minum lebih dari 2 gelas per hari. Maruk ya. Kadang bis makan, minumya rebusan si sarang semut
  • Kalo si bapak, minum segelas per hari dengan catatan harus disiapin dulu baru mo minum
  • Seminggu-dua minggu kok berasa napsu makan menurun
  • Gak lapar 
  • Anehnya kalo mulut kita paksa makan ya mau tuh makan
  • Baru sadar ini pasti efek si sarang semut (seperti pernah ditebak Asty)
  • Sempat panik, kl terus2an ga enak makan bisa2 saya tambah kuruss dooong. Hauuuhauuuuu
Sempat mo menghentikan, tapi inget pesen ibu mertua, kalo merasa ada efek,  tetap lanjutkan saja. Baiklah
  • Dosis dikurangi, menjadi satu gelas saja diminum malam hari (waktu mo tidur)
  • Nafsu makan jadi meningkat. 
Pagi yang jarang sarapan, jam 9 udah berasa lapar
  • Kalo makan selalu munjung nasi bahkan nambah, apalagi kalo lauknya enak 
  • Pokoknya suka merasa lapar
  • Tidak hanya saya, tapi si-bapak juga
Catatan : Efek antara satu dengan yang lain bisa berbeda

Awal-awal minum, saya sempat berpikir haduuh ini pasti sugesti saja. Eh ternyata, waktu saya browsing banyak banget yang menuliskan manfaat sarang semut ini. Bahkan ada yang buka web untuk melayani permintaan peminat. Tidak hanya dijual kering, dijual pula dalam bentuk kapsul. Memang sih, kalo liat bentuknya pasti aneh dan mungkin jijik. Apalagi kalo udah selesai direbus, bentuknya terlihat semakin aneh karena berlubang-lubang besar. Yang semula waktu belum direbus, lubangnya kecil2.  Saya tutup mata sajalah, toh akhirnya terbiasa hehehe.

Saya memang tidak muluk-muluk pada khasiat si tanaman herbal ini. Apalagi baru kemarin sore mengonsumsi. Emangnya sulapan prok-prok pak Tarno, bis minum langsung brasa khasiat. Hehehe kidding. Namun jika melihat kandungannya, bolehlah saya berharap. 

Dibawah ini beberapa manfaat yang saya copas dari khasiat sarang semut
  • bisa terhindar dari penyakit berat (misalnya kanker). Penyakit itu khan sekarang gampang banget mampir ke badan. Didukung ma tingkat polusi, makanan dan banyak faktor pemicu lain (tp ya jgn sampe kena ke kita)
  • Gangguan Jantung (koroner)
  • Stroke
  • Wasir (ambeien)
  • Benjolan dalam Payudara
  • Gangguan fungsi Ginjal dan Prostat
  • Haid dan Keputihan
  • Melancarkan Peredaran Darah
  • Migren (sakit kepala sebelah)
  • Penyakit Paru-Paru (TBC)
  • Rematik (encok)
  • Asam urat
  • Alergi Hidung dan Mimisan
  • Memperbaiki pencernaan 
  • Melancarkan dan meningkatkan air susu ibu (ASI)
  • Mempercepat proses pemulihan kesehatan setelah melahirkan
  • Memulihkan kewanitaan (sari rapet)
  • Meningkatkan gairah seksual bagi pria atau wanita
  • Memulihkan kesegaran dan stamina
sarang semut
ambil dari www.sarangsemut.org


Sekarang ini sih, saya berharap penyakit no 4 saya bisa sembuh total. Maklum  penyakit sejak kecil turunan dari emak (gak keren ya). Kalo kecapekan atau banyak duduk apalagi perjalanan jauh, pasti kambuh. Badan meriang, nyeri di bagian .... Memang masih stadium ringan, tapi teteplah gak nyaman. Biasanya kalo kambuh, saya langsung minumin obat pereda nyeri (jd kyk ketergantungan). Tapi belakangan ini alhamdulillah belum kambuh lagi.

Trus lainnya ? mudah2an misalnya ada yang ga beres ma organ reproduksi saya, kurang subur kek or apalah bisa normal dan luruh racun2nya karena khasiat si sarang semut. Gitu juga si-bapak. Asli lebih baik saya minum rebusan sarang semut 1 galon tiap hari daripada harus ketemu dokter ganteng sekalipun dan harus deg2an dengerin diagnosanya. Apalagi harus nebus resep yang mihilll (mending saya belikan sarang semut 1 ons hanya 100 rb bisa untuk 2 bulan , hehehehe).

Selamat Berwiken yang indah....
Saya malam nanti di rumah saja, nonton tv sambil tidak lupa merebus sarang semut seperti yang tiap malam yang saya lakukan. Biar romantis minumnya pake toss ma si-bapak

Aspen Tuk (calon) Anak

JUMAT, 15 APRIL 2011


Punya hati suka ga bisaan gini, ya inilah saya. Tapi Bismillah mudah-mudahan yang saya putuskan dalam waktu 10 menit kemarin itu merupakan doa yang suatu saat nanti diijabah Allah SWT. Yups, awal tahun lalu saya sempat tulis mo investasi pendidikan buat anak, akhirnya terealisasi mulai kemarin. Smoga Allah melihat kesungguhan kami dalam mempersiapkan masa depan amanah yang Insya Allah akan dititipkan kepada kami.

Bermula dari telepon marketing salah satu perusahaan asuransi (tdk sy sebut, biar netral) yang tahu data saya dari BNI CC *tepok jidat*. Nih asuransi seminggu lalu nelpon ke hp, karena tau mo diprospek, buru2 saya bohong mo meeting. Kepending kan tuh mo mrospek saya. Hehehe kebetulan juga baru ganti hp yang canggihan dikit, saya manfaatin aja fitur otomatis nolak panggilan dari nomer yang tidak kita inginkan. Beberapa kali saya ngedapetin hp saya ada incoming call dari no yang sama. Huufh lega tanpa harus angkat telpon.

But wait, si telemarketing asuransi ini gak kurang akal nelpon ke kantor kemarin sore. Pas  banget saya yang angkat *maklum job adm merangkap front office gak bisa lari dari bunyi telpon*. Singkatnya, setelah dijelasin panjang lebar, finally saya setuju ikutan asuransi pendidikan dengan term 15 tahun. Mulanya saya bilang besok aja deh saya mau diskus ma suami, mbak marketingnya pinter juga nglumerin hati saya untuk bilang yes sore itu. "Bismillah ya mbak saya ikut," kata saya ke mbak telemarketing yang suaranya lembut banget diujung telpon.

Saya mantap ikut karena dari penjelasan dan hasil tanya2 saya  ;

1. Kalo misalnya putus tengah jalan, premi tidak hangus alias dikembalikan
2. Jangka waktu asuransi 15 tahun, tapi pembayaran premi hanya 10 tahun saja
3. Karena belum ada anak, pemegang polis adalah nama saya
4. Dana cair mulai tahun ke 3 trus cair lagi tahun ke-.... (maap lupa nunggu polis datang dulu deh) kalo ga salah inget tiap 3 thn 
5. Jika pemegang polis meninggal sebelum jatuh tempo (mudah2an umurku panjang bs py anak dan liat anak mandiri dulu, amiin ihiks) premi cair full plus tambahan asuransi jiwa 50 juta jika meninggal kecelakaan atau 25 juta jika meninggal sakit kepada ahli waris (untuk ahli waris saya masukkan data si-bapak)
6. Misalnya baru bayar premi 1 bulan kemudian terjadi sesuatu, maka premi cair full sebesar 15 tahun itu plus asuransi jiwa meninggal sakit or kecelakaan (smoga saya sehat dan slamet terus ya Allah)
7. Bukan Unitlink
Memang sih kalo liat total nominal yang cair setelah jatuh tempo sedikit banget jika dibandingkan nilai tukar rupiah 10-15 tahun mendatang. Apalagi kalo misalnya anak saya pengen sekolah pilot *keinginan saya, hehe* ga bakal masuk deh hitungan nilai asuransi itu.
pgn my son jd pilot pic googling dari www.baby-hallowen-costume.com
seragam pilot ini gagah jg googling dr dari http://kokochicaca.blogspot.com

Jadinya saya ambil sisi positifnya sajalah bahwa ini adalah menabung dan proteksi diri. Kebetulan dari kantor saya belum ada program asuransi jiwa *ngiri ma kantor si-bapak yang asuransinya lengkap*. 

Untuk pembayaran premi, setiap bulannya ditagihkan dari billing BNI CC saya. Mulai bulan depan harus pintar lagi mengelola bujet keluarga termasuk tagihan tambahan alias si asuransi pendidikan ini. Miss asuransi juga nih saya.Total ada 2 asuransi, jiwa dan pendidikan yang saya ikuti. 

Eh iya, Harus pintar juga tahan diri, karena seminggu lalu satu kartu kredit yang saya buat karena kasihan ma marketingnya itu malah disetujui loh. Saya pikir ditolak, taunya dapat kiriman kartu.

Sedikit koreksi judul dan tambahan poin ke-7 spy tdk tjd beda intrepetasi (stlh bc komen jeng Asty hehe) : asuransi diatas yang saya ikuti murni asuransi pendidikan dan jiwa. Tanpa campuran spt yg byk yg ditawarkan oleh unitlink. Thanks ya Asty.

Oke, selamat ber-wiken teman-teman. kecuali saya, wiken baru mulai sabtu malam.

Bali Tetap Paradise

JUMAT, 8 APRIL 2011


Jika sekitar sebulan lalu lumayan gerah *sambil kipas-kipas* dengan pemberitaan salah satu media Australia tentang SBY dan JK, eh pekan ini ada lagi berita yang jadi isu nasional dan internasional. Itu loh dengan artikel di majalah Time, Holidays in Hell ;Bali Ongoing Woes.

Mengamini statement Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, memang benar kok Bali begitu adanya.  Ada titik-titik macet yang sering dikeluhi warga maupun turis, sampah Kuta yang menumpuk, proyek depan pantai Kuta (lagi) yang menganggu kenyamanan bla-bla-bla.

Di catatan saya kali ini, ingin saya urai satu persatu dalam persepsi saya. Salah satu warga Denpasar (Bali). Mendiami pulau elok ini sekitar 13 tahun. 

Menurut saya, apa yang ditulis Time itu berlebihan. Dibesar-besarkan. Apalagi menganggap Bali seperti neraka. Itu kasus biasa kok. Bisa terjadi dimana saja. Di negara lain mungkin juga lebih parah. Memangnya tidak boleh ya Bali macet? kita tiap hari kedatangan pelancong, belum warga lokal alias penduduk seperti saya. Mobilitas juga tinggi, jadi wajar dong ada kemacetan. Sebagai catatan, tidak semua ruas jalan di Bali itu macet. Hanya dua wilayah saja, Denpasar dan Badung. But, tidak semua ruas jalan di kawasan itu ruwet. Bagaimana dengan kota lain ? Sisanya 7 kabupaten lain itu, aman-aman aja kok dari crowded.

Sampah Kuta ? masuk akal penjelasan Pak Gubernur. Sampah tersebut merupakan sampah kiriman karena fenomena alam tahunan. Kalau di sepanjang pantai Kuta sendiri, saya liat kawasan itu cukup bersih dan terjaga. Saya salut dengan para pedagang acung (asongan) yang ikut menjaga kebersihan pantai Kuta. Sering saya lihat dengan mata sendiri, mereka sigap menyapu jika ada sampah. Memang mereka ini tertib sekali. Selain memiliki ID card sebagai identitas pedagang resmi, mereka juga diwajibkan menjaga kebersihan pantai. 
  Santai ngliat pantai Kuta. Pasirnya putih bersih ga ada sampah

Trus soal proyek depan pantai Kuta itu ? selama proyek berjalan, kita sepertinya diminta maklum jika kenyamanan terganggu. Di depan pantai Kuta ini memang kawasan tumbuh. Selain udah dijejali hotel, bar resto, apartemen,  proyek serupa tetap berjalan.

Di mata saya, Bali tetap paradise. Kalau mau, bisa setiap hari ke pantai Kuta atau sanur pagi-pagi buat jogging. Pantai keren bukan hanya Kuta atau Sanur. Pelancong bisa  eksplore daerah lain di Bali untuk mencari spot pantai terindah. Mo cari tempat tenang ala kampung bisa ke Ubud atau Karangasem. Mo makan enak dan murah bisa dicari. 

Soal akomodasi, kabarnya hotel Bintang lima di Bali masih lebih murah dibanding negara lain. Room rate murah hotel ini pernah saya dengar langsung dari pelaku pariwisata. Mereka pengen bisa mengangkat harga agar wisata Bali tidak dihargai murah.
Sanur Sore Hari
Tulamben Karangasem

Next case, Bali tidak bisa mengelak dari macet dan pembangunan. Kalo stop pembangunan juga mustahil. Roda ekonomi Bali itu digerakkan oleh pariwisata. Semakin banyak yang datang kesini, fasilitas apapun yang tersedia pasti kurang. Makanya harus terus tumbuh. Tentu dong dengan tetap berpijak pada aturan. Eh ya ngomong soal aturan. Tau tidak pembangunan gedung di Bali wajib bercirikan Bali alias harus ada style Bali. Keren khan. Bali banget lah pokoknya.

Saya pikir tulisan Time hanya kritikan membangun. Bahwa Bali harus terus berbenah untuk menjadi lebih baik. Semua keluhan harus dicarikan solusi. Salah satunya jalan macet mo dibikinkan jalan layang. Sampah numpuk, Dinas Kebersihan langsung bergerak. Tanpa  perlu nunggu masuk majalah dulu karena disorot kotor.
Keamanan pun jadi prioritas. Beberapa tahun yang lalu Bali masih aman banget. Taruh motor diluar dengan kunci kontak masih nancap, aman-aman saja. Sekarang sih masih tetep aman, jika kita waspada. Hehehe..ditunggu di Bali ya...

Tetap datanglah ke Bali...Insya Allah betah.



Ada apa dengan CC

SENIN, 4 APRIL 2011

Seram ya lihat berita-berita "ajaib" belakangan ini. Dari penipu cantik yang beraksi di beberapa kota, lanjut aksi tipu-tipunya si cantik Malinda Dee sampai suami yang dikibuli wanita jadi-jadian. Tidak ketinggalan salah satu credit card holder yang diduga dianiaya sampai tewas sama tukang tagih bayaran.

Lebih seram daripada ngliat makhluk halus *amit-amit jangan juga deh diliatin penampakan*. Saya lagi galau saja sih dengan berita paling terakhir itu. Nasabah yang dianiaya gara-gara belum bayar hutang si kartu kredit.

Okelah ada yang ngemplang hutang sampe ditongkrongin ma debt collector. Ada juga yang bayarnya gak penuh alias dicicil.  Tapi gak bisa dong ya *gak bisa terima nih saya* ada yang menyamaratakan kelakuan para pemilik kartu kredit itu. Ckckkckckk. Ada yang bilang" kok bangga sih bayar pakai kartu kredit. Mending saya cash". Atau komen-komen lain yang menurut saya mendiskreditkan pemegang CC.

Oh no, punya atau tidak itu adalah hak masing-masing. Sama halnya saya mau ke Jakarta naik pesawat kelas ekonomi dan rekan saya lebih pilih yang business class. Hak kita kan untuk memilih.
ambil pic ini dr http://haryantosujatmiko.multiply.com

Kemarin di Seputar Indonesia RCTI ada  tayangan wawancara dengan pemilik kartu kredit. Si ibu ini punya 22 kartu, kredit smua !!.   " Masing-masing kartu ada peruntukannya sendiri," jelasnya kepada reporter.

Saya paham dia punya banyak itu ya karena duitnya cukup, atau barangkali lebih untuk membayar semua tagihannya. Bisa jadi dia emoh bawa gepokan duit tunai  karena resikonya tinggi. Jadi mending pakai uang plastik. Ya apapun itu hak dia untuk punya  1 kartu , 2 kartu bahkan sebanyak-banyaknya.

Mau berkomitmen no credit card monggo-monggo saja. Tidak ada yang melarang. Paling pol kan dirayu ma marketing kartu kredit yang buka lapak di supermarket dan mal .  Saya pernah kena rayu juga sih,  alasan saya mau karena simpati ma kerjaan dia, marketing kan pasti dipatok target.  Seperti terakhir sekitar dua bulan lalu ditawari salah satu bank dengan iming-iming hadiah bola empuk waktu mampir belanja ke Hero dekat kantor saya. Hadiahnya tuh langsung dikasi. Padahal udah saya tolak gak mau bikin kartu. Sambil saya bilang kalo saya udah punya kartu lain. Lah malah kata mas marketing lebih bagus kalo udah punya kartu, jadi apply lagi kemungkinan di approve-nya besar. Kena  deh saya, meski pada akhirnya apply terpaksa itu tidak disetujui. Alhamdulillah.

Kalo saya selama beberapa bulan punya kartu kredit, pakainya sesuai keperluan lah.  Bayar tagihannya juga sebelum jatuh tempo. Bahkan saya manfaatin juga tuh untuk kredit barang yang bisa dicicil. So far ada sisi benefit-nya punya kartu kredit, menurut saya. Jujur, kecewa sekali kalo ada yang komen seenaknya apalagi komen tanpa memiliki pengetahuan yang cukup terhadap apa yang dikomennya itu.

Terbersit harapan dengan kejadian itu, pihak Bank dan  jasa penagihan, lebih manusiawi lagi dalam memperlakukan nasabahnya. Begitu juga dengan nasabah, termasuk saya tidak usah lupa daratan kalo menggesek kartu.

Sekian unek-unek saya.



Hadiah Seribu Dolar

SELASA, 29 MARET 2011

Lagi semangat ikut kontes, lomba atau apapun namanya deh. Setelah ikutan Lomba Surat untuk Dija, beberapa hari lalu ikut lagi lomba berbagi cerita spa di salah satu situs berita Bali. Harus pengalaman spa di pulau dewata, begitu persyaratannya. Jreng-jreng jadi deh satu lembar tulisan tentang pengalamanku 3 tahun lalu.

Tadi pagi tulisan saya udah dipublish  loh, bisa di cek di sini. Titelnya "Pre Wed Sempurna di blank-blank-blank" *baca sendiri ya, hihihihi jadi malu*. Ngarep dapet hadiahnya berupa voucher perawatan spa prestisius di Bali senilai seribu dolar, heheheh-amiin.  Sebenarnya yang saya tulis itu udah pernah saya posting di blog lama saya. But, demi orisinalitas, saya tulis ulang yang berbeda dari yang pernah saya tulis. Selain itu, juga gak buru-buru saya posting disini, nunggu dipublish dulu ma portal berita tersebut *kode etik*.

Eh tapi saya gak terlalu berharap sih bisa menang. Lha yang saya ceritakan itu juga hadiah kok. Anyway, wish me luck. Lho ?...





Sidney, Dia Datang Untukmu

SENIN, 28 MARET 2011

Jika beberapa waktu  lalu saya pernah berbagi cerita tentang satu teman hebat dari Papua, kali ini mau speak tentang teman hebat satu lagi. Teman perempuan seusia saya, pernah satu kelas waktu klas 1 & 3 SMP. Satu sekolahan waktu SMA. Satu jurusan saat kuliah, meski beda kampus. Dia negeri, saya swasta.

Saya selalu bangga dengannya. Otaknya encer- very smart-, dan membuat saya haru bin bangga bin kagum bin ngiler dia dapat beasiswa S2 dari AUSAID di Sidney University  ambil jurusan Public Relation. Tahun depan start kuliahnya, selama 6 bulan ini preparasi. Dan akhir pekan lalu baru saja mengikat janji nikah dengan teman kuliahnya dulu. Heppy wedding !!

Sejak sekitar 3 tahun lalu dia pun bergabung di salah satu lembaga tinggi negara -populer lagi-Mahkamah bla-bla-bla, di desk humas. " Aku berasa seperti laskar pelangi yo" begitu bunyi kesekian sms yang saya masih ingat saat dia berkirim kabar lolos CPNS waktu itu. Saya yakin diapun masih amazing dengan keberhasilannya itu.
Jika tidak salah, dia beberapa kali ikut tes CPNS di Deplu, dan gagal. Mungkin juga di instansi lain. Alhamdulillah kali itu  cita-cita dia tercapai. Boyongan ke ibukota dan say bye-bye dengan pekerjaan sebelumnya.

Gak rutin, tapi kami selalu keep in touch lewat sms sejak kuliah. Jadi saling tahu up date kabar masing-masing. Terakhir ketemu tahun 2002 atau 2003 waktu dia ikut kakaknya tur kantor ke Jogja. Asyik banget bisa diajak nginap di kamar hotel Melia Purosani, hehhehe. Sebagai informasi, kakaknya yang tak kalah pintarnya ini lolos kuliah di kampus milik pemerintah  dan begitu lulus mengabdi di salah satu instansi kondang di negeri ini.
www.dinendras.wordpress.com

Sejak SD saya tau dia. Sering ketemu di beberapa kompetisi sekolah . Yang saya ingat dia ma 2 teman lagi, nih waktu SD jadi juara satu lomba P4 *masih zaman orba* se Jatim. Off course ya dia maju ke tingkat Nasional  *ngiri*. 

Ketemu satu sekolahan waktu SMP. Waktu pilihan kandidat perwakilan sekolah untuk maju ke kompetisi lagi, saya diajuin ma dia. Hehheeh dia tau saya juga pernah nyabet juara 3 IPS se-propinsi waktu SD *bukan pamer*, jadinya saya, dia, ma satu teman lagi dipasang deh buat ikut lomba. Hoohoooo dua kali berpartner ma dia hingga melaju lomba ke tingkat propinsi.

Tapi, bukan kompetisi itu  inti yang mo saya ceritakan. Saya begitu salut dengan kesederhanaan dia. Waktu persiapan lomba, saya tiap hari belajar di rumahnya-yang sebelumnya saya gak pernah tahu. Jadi akhirnya tahu sehari-harinya. Tinggal di rumah kontrakan sederhana, bersama ortu, kakak, ma adiknya. Pokoknya sederhana sekali kehidupannya, menurut saya. Wow tapi jangan salah dia ma sodara-sodaranya berotak encer semua. Bintang banget deh. Kayaknya gak ada satu pelajaran pun yang mereka  gak bisa. Eksak dan  Sosial dilahap abis . Hiks beda dengan saya yang takut setengah mati ma matematika dan konco-konconya.

Yang membuat saya salut, hingga saat ini dia tuh konsisten dengan style-nya. Apa itu ? Gak pengen bikin FB. Untuk social network dia hanya pake YM. Kalo gak lagi sibuk, dia suka panggil saya duluan lewat YM. Itu aja. "Komunikasi yang paling canggih menurutku ya YM," katanya waktu saya komporin bikin FB.

Sampai sekarang bahkan sampai nanti saya selalu mengingatnya, menjaga pertemanan dengannya. Menunduk dalam2 untuk semua keberhasilan yang dia raih satu persatu. Bahwa pintar adalah modalnya, iya. Tapi ada faktor lagi yakni kesungguhan dan keuletannya, termasuk doa yang tak kalah penting. Kan banyak diluar sana, orang pintar, tapi males, maunya dapet durian runtuh terus tanpa berusaha apa-apa. Atau lebih baik jadi orang biasa-biasa saja, tapi rajin. Hihiiiii.

Terbukti teman saya ini  gak pernah nyerah untuk mengejar mimpinya- rutin ikut tes CPNS sampe lolos atau tes-tes lain yang dia ikuti. Begitupula dengan beasiswa yang dia raih. Ehemm kalo saya rasanya udah gak punya energi untuk mengejar beasiswa. Tapi dia tidak. " Ya itu hasil perjuangannya ya ", kata salah satu teman kami mengamini kabar yang saya sampaikan itu. 

Ya, saya jadi belajar apapun cita-cita, atau mimpi yang tak masuk akal sekalipun, jika kita perjuangkan dengan sungguh-sungguh gak gampang nyerah, pasti akan terwujud. Tidak meminta saja sering Tuhan memberikannya, apalagi yang kita minta sambil kita tunjukkan ikhitiar kita.
 

Inspirasi dari temanku
belajar keuletan dan kesungguhan dari mu

Menunggu The Royal Wedding

JUMAT, 25 MARET 2011


Lamanya sih nunggu 29 April. Masih satu bulan lagi. Hei ada apa ya? saya lagi nunggu-nunggu helatan pernikahan agung kerajaan Inggris. Ehemmm jangankan saya, channel tv seluruh dunia *gak pake akhirat* juga lagi menantikan momen besar itu. Meliput langsung pernikahan Prince William dan Kate Middleton
www.poskota.co.id

Enggak tau ya, meski sudah hari gini begini, saya masih terkagum-kagum dengan  The Royal Wedding. Suka merinding *lebay dikit* tiap menyaksikan prosesi acaranya. Ribet, rumit, megah, menjunjung tinggi tradisi dan penuh filosofi.

Seperti misalnya pernikahan yang pernah dihelat Keraton Jogjayakarta Mei 2002 silam. Saat Sri Sultan HB X menikahkan putrinya GKR Pembayun dengan KPH Wironegoro.

Selain rangkaian pre wed hingga puncak acara, saya surpraise banget bisa nonton kedua mempelai yang dikirab keliling kota. Lengkap beserta anggota keluarga keraton yang lain dengan menaiki sejumlah kereta berkuda milik keraton. Keren !.
Waktu itu saya masih kuliah di tahun kedua. Kalo gak salah ingat, saya ma teman-teman kos pulang kuliah dah cari posisi nyaman unttuk nonton kirab yang melewati jalan utama depan gang kos-kosan saya.  Yang nonton banyak dan tumplek blek. Sepertinya seluruh warga Jogja, Bantul dan sekitar Jogja ikut tumpah ruah menyaksikan. Malah nih, kalo ga salah ingat pula, saat kereta berkuda itu lewat, banyak yang berebut mengambil hiasan bunganya. 

Kembali ke pernikahan Prince William. Duuuh seandainya *ngayal* saya tajir melintir, pasti udah booking tiket pesawat dan hotel di London. Biar bisa lihat langsung. Sebegitunya ya saya. Heheheh sah-sah aja kali ya. Memang salah satu kota yang ingin saya kunjungi before die adalah London. I wish.  Pengen bisa liat sendiri megahnya Buckingham Palace, Istana Windsor, berfoto di depan Clarence House dan Kensington Palace,  window shopping di Harrods, dan singgah di Althrop tempat Putri Diana dimakamkan .

 Ya sudahlah, belum kesampaian langsung, kan masih ada Prince Harry siapa tau bisa lihat nikahnya langsung disana *ngayal lagi* tak apa-apalah kali ini  dari tv saja dulu. Mungkin mantengin CNN aja . Kalo acara pernikahannya pagi, berarti di Indonesia sekitar sore hari or malem. Selisih sekitar 5 jam.
Masih bisa nonton. Oya, kapan hari lalu saya sempat liat undangan pernikahan William yang dipublikasikan oleh salah satu portal berita. Undangannya  sederhana, ga pake foto pre -wed. Yang menunjukkan kalo itu bukan undangan biasa adalah tertera kop kerajaan Inggris dan nama mempelai yang tercantum. Tertulis His Royal Highness di depan nama William. Gelar tertinggi dalam bangsawan Inggris. 
saat pertunangan

Selain suka takjub sama Kerajaan Inggris, saya juga senang banget ngikuti pernikahan putra mahkota misalnya kerajaan Swedia, Monaco, Denmark, dan beberapa kerajaan lain di Eropa *lupa nyebutinnya kalo ga contek dari majalah, LOL*.

Overall dari the royal wedding itu selain prosesinya, saya suka merhatiin busana pengantin yang dipake kedua mempelai; biasanya kalo putra mahkota pake baju ala militer, gaun mempelai perempuan ada yang cutting-nya sederhana dan sweet, ada yang aneh  ga masuk akal, hehe. Selain itu suka juga liat  cincin kawin, dan rangkaian bunga yang dibawanya.

Untuk Middleton, saya suka dengan cincin pertunangannya-bertatahkan batu permata warna biru. Sangat keren. Tuh cincin punya almh Lady Diana. How about dress? menurut saya  sederhana. Namun elegan dan warna biru-dark-nya membuat Middleton berkilau plus matching ma cincin pertunangan yang dikenakan*halah*.

Oke, mari kita tunggu gaun seperti apa yang dikenakannya saat hari pernikahan itu tiba. Belum ketauan siapa desainernya, karena dirahasiakan. Tapi yang membuat saya bangga, kue pernikahannya akan dibuat oleh orang Indonesia asal Semarang *sempat ditulis di salah berita online Indonesia*.



Surat Kasih Sayang untuk Dija

RABU, 23 MARET 2011

Salah satu moment membahagiakan dalam kehidupan adalah peristiwa kelahiran. Betapa di hari itu, semua kegembiraan tertumpah menyambut satu individu baru yang menyapa kita dengan tangisan pertamanya. Subhanallah.

Setiap tahun pula, peristiwa itu kita kenang, atau kita rayakan meski hanya sederhana. Ada untaian doa dari diri sendiri, dari orang-orang tercinta untuk kebahagiaan, keselamatan, dan kelak keberhasilan kita.

Hari ini 23 Maret, ada teman, sahabat hatiku, Khadijah Putri Nur Aini si cantik yang punya blog cute Baby Dija  yang sedang merayakan hari kelahirannya yang keberapa yang sayang ? yang ke 17 khan.
foto ini diambil dr blog Dija www.princessdija.blogspot.com

Semoga Allah melimpahkan berkah untukmu selalu ya nak. Diberikan kesehatan,ilmu yang luas  dan dimudahkan jalanmu mencapai cita-cita yang Dija inginkan. Dija juga bukan anak-anak lagi, sudah tumbuh dewasa. Pandai-pandai menjaga diri ya sayang, semoga Allah menjagamu selalu.

Masih ingat di pelupuk mata, sepertinya baru kemarin saja Dija lahir dari seorang ibu yang cantik almh. ibu Noni Nur Aini. Dija waktu itu kecil banget. Tapi alhamdulillah tumbuh sehat." ih kok tau tante tau sih?" pasti Dija nanya seperti itu. Ya-iyalah sayang, sejak Dija lahir, Dija sudah dibikinkan blog keren oleh tante Elsa. Semua tentang Dija ditulis disitu.Tante kenal Dija juga karena rajin maen ke blog-nya Dija. Hehhehe. 
Meski tak ada ibu mendampingi, Dija tak kekurangan kasih sayang dari keluarga, dan orang-orang yang mencintai Dija dengan tulus. Hmmm, mungkin masih terasa beda. Tapi jangan menangis ya nak. 
Semua telah diatur oleh pemilik hidup ini. Ada kepergian dan ada kelahiran. Sunnatullah di muka bumi ini. Almh Ibu diatas sana pasti senang melihat putri kecilnya yang kini tumbuh dewasa, sholihah dan menjadi kebanggaan keluarga.

Dija sayang, senang khan hari ini? sudah make a wish apa tadi pagi ? ingin bisa kuliah di Harvard ? di Sorbonne ? Atau di Indonesia saja ? atau dimana saja yang terbaik menurut Dija. Insya Allah tercapai ya nak. Tidak ada yang tidak mungkin jika sungguh-sungguh belajar keras dan berdoa agar dimudahkan jalan Dija kesana.

Saat Dija baca surat ini, tante sudah mulai menapak senja. Itupun jika Allah masih memberikan umur. Kalau 17 tahun lalu bahkan hingga hari ini, kita belum pernah ketemu, tak mengapa ya sayang. Tak mengurangi doa kasih sayang yang tante kirimkan untuk Dija. Sudah cukup gembira dan bersyukur mendengar Dija meraih harapan yang Dija inginkan. Ehmmm siapa tahu tak sengaja kelak bertemu dengan keluarga kecil Dija yang bahagia. Ahay senangnya.

Ah, maafkan tante tak bisa bermain kata. 
Selamat Berbahagia di peringatan hari kelahiran yang ke-17 sayangku Dija. Segala Ujian baik kesedihan, kegembiraan, cucuran air mata dan keringat menempamu untuk sabar, kuat, dan tangguh.

Love u Dija

Hari ini sebenarnya Dija ultah pertama. Tapi saya berimajinasi ultah Dija yang ke-17
Note surat ini diikutkan dalam :

Dija's First Birthday Giveaway : LETTERS TO DIJA

 

Terapi Sarang Semut

RABU, 16 MARET 2011

Ada oleh2 dari acara liburan kami yang ketinggalan diposting.  Oleh-olehnya? hehehe ini dari malah dari mertua. Kan kita diminta singgah tuh sebelum nyebrang ke pulau Jawa. Eng-ing-eng rupanya ibu mertua sudah menyiapkan sesuatu untuk kami. Pantes lah bapak mertua, nelpon si-bapak terus memastikan kami untuk singgah dulu. Ternyata ada yang mo diberikan. Huhuhuuuuuu
Sempat aneh sih dengarnya. Cuman gak ada salahnya kami coba untuk kesehatan.
sarang semut kering yang mo saya rebus

Yap, kami dibelikan sarang semut. Waktu nyampe rumah sana, kami ma ibu disuguhin minuman hasil rebusan sarang semut yang nama latinnya dari hasil browsing adalah myrmecodia pendans.  Warna air rebusannya  seperti air teh. Coklat pekat. Dan rasanya, persis seperti teh tanpa gula. Bismillah glek-glek minum.

Cara pengolahan
  - ambil secukupnya sarang semut kering
  - rebus hingga air mendidih dan berubah kecoklatan. Saat direbus ini sarang semut akan   mengembang
  - dinginkan, bisa juga diminum hangat tidak perlu disaring
  - minum rutin 2x sehari
  - Sarang semut bisa direbus beberapa kali. Jika sudah tak coklat pekat, baru bisa diganti.

Katanya sih, sarang semut ini banyak khasiatnya untuk mengobati berbagai penyakit. Dari penyakit biasa aja pe gawat seperti kanker. Malah ada yang lama belum hamil, terus terapi minum rebusan sarang semut ini alhamdulillah berhasil. Begitu presentasi ibu mertua yang membuat saya dan si-bapak kedip-kedip amazing *lebai*.
Oya, ibu mertua saya ini juga terlihat langsing minum si sarang semut . Saya sampe takjub liatnya. Karena dulu tuh badannya tuh suburr abis. Pas kami kesana keliatan susut banyak. Dan spontan menantunya yang paling cantik, haiyaah,  ini kasi pujian. Hehehhehee. Kata ibu, udah gak ngeluh asam urat lagi. Voilaaaa....

Pulangnya saya dibekali sekitar 0,5  0ns sarang semut untuk direbus sendiri di rumah. 1 ons harganya sekitar Rp 100 ribu. Gak cuma saya, si-bapak juga wajib minum. Aturan sih minum sehari 2x. Tapi saya suka ngaco. Lebih 2 gelas deh rasanya. Namanya juga usaha ya biar sehat, bugar, dan subur. Amin.

Kalo mo cek-cek manfaat sarang semut ini bisa di klik aja di blog ini atau bisa juga di browsing sendiri yang lain. Monggo saja karena sepertinya sudah banyak yang menuliskan "ajaibnya" sarang semut.

Award Pertama

SENIN, 14 MARET 2011

Menyelesaikan PR award dari temanku asty, baiklah izinkan saya ; berbagi tentang saya, pastinya. Thanks so much ya asty utk apresiasinya, meski sejujurnya saya blom layak dapat penghargaan.


Saya itu :

1. Penggemar berat seafood
    ; cumi-cumi, kepiting, kerang, ikan. Dari my fam pe keluarga suami juga udah pada tau. Jadi ga heran, kl ada  seafood itu mereka pasti inget saya. Bahkan ipar pernah bela-belain kirimin saya 1 kardus kepiting hingga saya capek nggabisin. Padahal itu udah saya bagi2 loh. Hehehe...

2. Suka ngemil beras mentah
    Malu-maluin ya. Tapi emang kok susah banget ngilangin kebiasaan aneh ini ya. Dari kecil. Tiap makan apapun, apalagi yang eneg-eneg langsung deh saya netralisir dengan camilan beras mentah ini. Sambil nonton or baca asyik loh disambi ngemil  langka ini. Pernah dulu waktu kecil, kamar beras pernah digembok ma Pap supaya saya dan sodara kembar saya gak makan beras lagi. Cuman tetep bisa kok sambil "nyuri-nyuri". Sekarang, saya coba kurangi. Makan beras dikit aja itupun kalo lagi pengen. Alhamdulillah ampe umur segini blum pernah berkasus kesehatan gara-gara nyamil beras mentah.

3. Suka warna merah dan mau beralih ke warna hijau
    4 tahun terakhir ini penggemar warna merah. Menurut saya, merah itu lambang semangat, motivasi, dan keren pastinya. Dari warna baju, sepatu, motor, dan beberapa hiasan rumah dominasi warna merah. Saking banyaknya warna merah, belakangan ini malah cenderung bosen. Pengen ganti ke warna hijau.

4. Wipol dan minyak tanah freak
    Satu lagi kebiasaan aneh saya. Suka banget nyiumin aroma pewangi lantai Wipol . Yang aroma cemara, botol hijau. Kayak orang kecanduan gitu. Ma minyak tanah juga siih.

5. Fans berat buku karya Amelia Masniari alias Miss Jinjing
    Kl dulu suka banget buku seri Enyd Blyton, beberapa tahun ini Love Buku Miss Jinjing So Much. Baca bukunya, membuat saya termotivasi untuk bisa seperti dia, menikmati berbagai belahan dunia, ohh i wish....Saya punya lengkap buku2 tulisannya. Dan saya rela ga beli baju atau sepatu baru asal punya buku Miss Jinjing.
   
 6. Sorry to say tidak pernah tertarik dengan Harry Potter
     Boro-boro baca bukunya, nonton filmnya aja saya blass ga tertarik. Dalam pikiran saya, tuh film ga masuk akal (memang khan). Jadi suka terheran-heran jika ngliat ada yg sebegitunya koleksi buku seri HP bahkan ngantre2 ntn film-nya. Saya lebih suka ntn Sex and The City. Filmnya keren, dan ceritanya masuk akal karena itulah fakta. Fesyennya juga oke2. Terhibur banget deh kl nonton tuh film but not HP.

7.  Suka dengan plan jangka Panjang
    Saya seringkali nge-list rencana2 jangka panjang. Entah di ingatan saja, di catetan, atau di ponsel.  Setiap saya punya keinginan, saya selalu ingin bisa mencapainya, meski ada yang tdk masuk akal dgn apa yg saya inginkan.  Yang membuat saya makin semangat, si-bapak selalu support dengan mengatakan " Ya, kamu pasti bisa," . Buat saya, kadangkala rencana yang udah tersusun tidak tercapai. Setidaknya kita punya rencana dan sungguh-sungguh berusaha mewujudkannya. Dan selanjutnya, biarkan tangan Tuhan yang bekerja. 

8. Perfeksionis
    Pengennya menghindar dari kata ini. Sayang,  sepertinya udah ter-stempel dalam diri saya. Apa-apa tuh saya maunya serba perfect. Sering susah menerima jika ada yang meleset sedikit saja. Beruntung, suka buru-buru diingetin ma si-bapak kalo memang gak ada yg sempurna. Selalu ada kekurangan.

Itu aja yang bisa saya ceritakan.

Selanjutnya, saya  bagikan award ini untuk  teman2ku :
1.Teman baruku Sya
2. teman SMP/SMA ku Mom Dika
3. sahabatku sejak zaman tk Mom Asla

Bagi blog yg memiliki tema tertentu dan tidak bisa mencantumkan Award ini di blognya, bisa dishare disini kok, karena kami ingin lebih mengenalmu.