Love and Bye-Bye 2010

JUMAT, 31 DESEMBER 2010


*setelah diam di draft dan edit*


    Itungan tak-tik-tok  selamat tinggal 2010. Pastinya saya tarik napas dalam-dalam, dan mengucapkan alhamdulillah. Bersyukur telah melalui sepanjang tahun ini dengan sebaik-baiknya (subyektif penilaian saya sendiri, hehehehe).  Memang ada timing yang membuat kami sempat ngos-ngosan, sedih,  lap keringet bahkan hingga mengetik tulisan ini ada satu hal yg masih harus kami selesaikan.  Doakan lancar ya.
Tapi Alhamdulillah ada bahagianya karena beberapa hal yang ingin kami capai bisa terwujud bbrp waktu lalu. Sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk menghitung apa saja yang blum kesampaian *takut DIA marah*. Pastinya pemilik hidup ini  memberikan apa yang kami butuhkan. Mencukupi sesuai dgn perhitunganNya.


  Cek List 2010;
 1. Pekerjaan ber2 ---> Alhamdulillah mulus<---
  2. mulai serius program baby,---> setidaknya belajar serius karena 2009 lalu masih blm terlalu pgn punya momongan <---
 3. Bbrp kali travelling, meski paling jauh ke Jogjakarta ---> kesampaian, say thanks<---
 4. Keinginan ini itu skala kecil dan menengah ---> bisa terwujud<---
 5. Joint usaha dgn sahabat ---> tdk menyangka progressnya sgt menggembirakan di thn  kedua kerjasama ini &lt;---


    Cek List Keinginan  2011
  1. Pgn ibadah lbh khusyuk dan baik dibanding sebelumnya
   2. Pekerjaan---> ingin tetep lancar, dan ada peningkatan untuk saya, maklum br merintis karir lagi yg belum genap 1 thn <--
   3. Rumah ---> ingin sekali bisa kesampaian, sudah masuk daftar prioritas utama, smoga dimudahkan<---. Konsekuensinya bekerja lbh giat dan menabung.
   4. Joint dgn sahabat ---> bs trus menanjak<---
   5. Jalan-jalan ke luar negeri --->tinggal berangkat, mdh2an tahun berikutnya bs jelajah lbh luas lagi bersama keluarga,  <---
   6. Nambah-nambah uang saku liburan
   7. Pengen bs nyetir ---> masih takut2, dah disuruh kursus ma si-bapak sih. Malah mo diajarin jugak, no-no  sayanya masih takut cemen gt. Mending leyeh2 disopirin, hehehe ups  sindrom manja <---

  Ada hal yang membuat saya mengernyitkan kening. Itu karena tiap mo nutup tahun ada aja hal yang bikin kami deg2an lbh kencang, terutama saya.
Seperti akhir tahun 2009 lalu, ada satu hal yang membuat saya sangat shock krn satu persoalan -keluarga si-bapak- ( maklum baru pertama kali itu mengalami ).  
Sekedar bercerita, saat itu saya sempat mengalami hari-hari terberat dlm hidup saya. Dengan sangat terpaksa, si bapak menitipkan saya kpd keluarga saya sekitar satu minggu. Boleh dibilang dia cuti sebagai suami, dan saya cuti sebagai istri (kl dimirip2in ma di film Sex and The City 2). Off dari kewajiban masing2. Emang ada ? ya, itu pernah kami alami. Hate with that situation. Karena dia harus kembali ke rumahnya menyelesaikan satu persoalan keluarga. Terpaksa pula harus cuti dari kantornya. Biasanya gak penah ngajuin izin libur selama itu.  Saya tahu sebagai anak tertua, si bapak lah yang jadi tumpuan waktu itu utk menyelesaikan (apa itu ? yang pasti tdk mgkn saya share disini). Knp saya tdk ikut mendampingi ? waktu itu  kondisi sangat tdk mungkin saya ikut *shock berat* sehingga saya putuskan  stay with my family utk menenangkan diri. Hanya bisa bantu2 doa agar cepat kelar dan saya bisa berkumpul lagi dengan si bapak. Alhamdulillah, akhirnya smuanya cpt selesai-happy ending. Benar-benar momen mengharukan waktu itu, cobaan yang cukup berat bagi saya dan si-bapak yang baru merangkak di tahun awal pernikahan. Sejak menikah kami gak pernah terpisah lama. Tapi baru kali itu, terpaksa berpisah demi tugas negara-hayyyaaaah..


Dibanding tahun lalu, akhir tahun ini Insya Allah kami tutup dengan manis. Semangat menyambut ganti tahun.
Malam tahun baru 2009 lalu, kami jalan2 dari sore tapi tengah malam dah dirumah (lg ujan kalo ga salah). Nonton tv sambil nyamil siomay kuah bikinan saya.  Pas teng 12 mlm, naik ke lantai 2 liat jedar-jeder kembang api di langit. Brasa romantis banget karena ntn ber2. Hehehehe.


  Trus mlm taun baru nanti penghabisan 2010, saya pengen jalan-jalan dong. Pulang kerja ntar mlm nunggu si-bapak jemput, saya main  dl di Gramedia sebelah kantor. Baru deh  puter-puter, pengen ke Kuta sih. Cuman pasti macettt naudzubillah. Kasian yang nyupir pasti pegel2 deh.  Jadi rencana makan2 aja dimana gt sambil nikmati suasana, kan pasti rame. Mudah2an cuaca cerah. Gak ampe begadang sih karena rencana pas tgl 1-nya mo kerja bakti mberesin rumah sblm mudik ket4 si bapak.  

http//loviu.net

http//ceceem.blogspot

Di tahun baru yang segera kita jalani ini saya tidak ingin ketinggian pasang target, juga tidak ingin sekedar menjalani. Berharap dengan sangat ada kejutan indah dariNya di tahun 2011. Dah pasang pic kado berharap diberikan hadiah2 itu *bukan ngelunjak* Seperti 2010 yang banyak hal menggembirakan, melebihi ekspektasi kami. Ya Allah kabulkan  pintaku. Amiiin.


 SELAMAT TAHUN BARU 2011
 SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN KEMUDAHAN  DAN MENGABULKAN DOA YANG KITA PINTA...

Ketika Ibu tak Mendampingi

KAMIS, 23 DESEMBER 2010

    Pernah mengenal seseorang, tdk tau bagaimana kabarnya, dan terakhir dengar brita sedih dia telah dipanggil Yang Maha Kuasa, sesaat stlh melahirkan putra pertamanya.  3 hr ini saya masih dibuat tak percaya, sekaligus  bersedih. Tentang kepergian seorang kakak kelas saya waktu SD dulu. Rasa kehilangan ini begitu mendalam mengingat banyak hal yang saya tau darinya. Memang kami beda kelas, tp waktu kecil dulu saya kalo sakit seperti demam, flu berobat ke ayahnya yang notabene seorang mantri. Dan mama saya yang akrab sama ibunya karena satu profesi, sama-sama seorang guru dan saling mengenal. Rumah kami pun masih terhitung satu kelurahan.

    Saya dapat crita dari mama saya, kalo kakak klas ini meninggal setelah melahirkan. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.  Kaget setengah mati saya. Cerita persisnya mama kurang tau, karena mama dapet crita ini dari temannya lagi waktu pulang kampung sekitar 2 minggu lalu. Hari minggu lalu, mama ke rumah saya bagi2 cerita mudiknya  sekaligus mengabarkan berita duka tersebut
   
     Penasaran, saya oprek lah FB mengetik namanya dengan lengkap. Saya ingat betul namanya, secara almh. mbak yang satu ini salah satu kakak kelas yang pintar. Saat SMP, kami sempat satu sekolahan lagi.
 Ya Allah, gak bisa ngomong saya begitu nemu dia di FB baca wall-nya, ucapan duka cita dari bejibun teman2nya. Baru saya percaya dia memang sudah gak ada. Saya perhatikan pic-nya berdua dengan suami, OMG cantik banget, keliatan bahagia. Foto kenangan saat menikah. Kabar kepergiannya ini memang telat saya tau, bahkan belum pula berteman dgnnya di FB.

     Allah memanggilnya begitu cepat di usia 29 thn . Disaat harusnya sedang menikmati bahagianya menjadi seorang ibu, dan seorang istri yang baru dijalaninya 1 thn. Sedang manis-manisnya. Dia meninggal di ICU sebuah rumah sakit terkenal di Surabaya Mei lalu. Sepertinya proses kelahiran bayinya ada masalah, sampai sang bunda dirawat intensif di ruang tersebut  Huhuhuuuuu mau menangis rasanya. Apalagi, ada status terakhirnya yang menulis tentang kamar bayi yang sudah siap. Yang membuat saya sedih dan terharu lagi, di wall FB almh, sang suami tegar menulis (mengabarkan)  tentang kepergian sang istri dan meminta permohonan maaf utk almh. Hukhukshuks.
Saya tau ini smua sudah tertulis dalam lauhil makhfudz. Surga tempatmu mbak.

    Mengingat almh, saya pun harus mengingat pula papa saya yang tak sempat melihat sang ibu (nenek saya) yang meninggal bbrp hari setelah melahirkan papa. Kasihan papa. Belum sempat merasakan ASI ibunda, bahkan belaiannya. Sama seperti putra almh kakak kelas saya itu. Luv u papa.

     Hiks, jadi ingat pula adik Dija. 

Saya yakin para ibu tercinta mereka di surgalah tempat terindah untuknya

http;//www.radiospfm.com

Berjuang Menjadi Seorang Ibu


RABU, TEPAT DI HARI IBU 2010

Sore ini saya dibuat tak bisa berkata-kata dengan testimoni teman kuliah saya.
Awalnya saya sengaja nyapa dia chat ym. Bla-bla-bla tanya kabar dan si kecilnya yang baru 6 bulan. 

Ngalor-ngidul berbagi cerita, refreshing di sela-sela tugas kantor.
Ya,  saya smpt dpt crita sebelumnya sih  drnya kalo dia lumayan lama menunggu kehadiran si kecil. Malah sempat pula mo diajak ke Singapura oleh mertuanya untuk check-ricek termasuk ancang-ancang mo tiup rahim  disana. Kalo tdk salah ingat nikahnya April 2008 lalu, dan hamil pertengahan tahun 2009.

Dan sore tadi cerita lanjutnya membuat saya berkaca-kaca, terpana, dan mengucapkan kata luar biasa utk perjuangannya, demi menjadi seorang ibu.
htpp:abizakii.wordpress.com


Teman saya yang sekarang berada di sebuah kota di Sumatera ini bercerita dia dan suami sudah brobat kmana-mana. Dari medis hingga altenatif.  Katanya udah gak terhitung lah dokter kandungan dan alternatif mana aja yg telah dikunjungi. Pokoknya setiap ada yang bilang, langsung deh dijabanin. Saking semangatnya sempat pula nyasar ke alternatif yang udah di black list.

Pernah pula rela menempuh perjalanan hingga 3 jam lamanya diantar mertua ditengah hujan deras demi bertemu seorang dokter yg direkomendasikan.  
 Jam 3 pagi  nyampe ke t4 praktek dokter tersebut. "Makanya smp mertuaku nangis jeng.. smp bilang gini ; ya allah smg usaha anakku didgr engkau ya allah..hujan2 jam 3 pagi msh jabanin dokter", tulisnya dlm percakapan ym kami.

Selain itu segala resep yang diberikan teman maupun kenalan langsung pula dipraktekkan. Dari rutin minum jus kecambah , dan ramuan kemiri-ketumbar sangrai-telur ayam kampung, dicampur madu untuk diminum suami tiap hari.

Setelah 1,5 bulan rutin mencoba resep tersebut termasuk sgl upaya ke dokter dan alternatif, amanah tersebut akhirnya diberikan olehNYa. Putri kecilnya sekarang berusia 6 bulan. Cantik, lucu, dan menggemaskan yang kerap saya liat di wall FB  sang bunda. 

Hari ini saya belajar betapa mulianya seorang ibu, bahkan disaat berjuang menjadi seorang ibu.

Speechless

JUMAT, 17 DESEMBER 2010


   Penghujung tahun yang menguras tenaga dan duit. Uups, lagi-lagi seperti naik roller roaster yg speed-nya dinaikkan hingga 2x. 
Biasanya saya paling benci mengakhiri setiap tahun. Sayang, tidak untuk kali ini. Saya pengen langsung lompat aja ke Januari 2010. Rileks untuk menenangkan otak. 

   Pengen jalan-jalan nikmati pergantian tahun dan tentu saja say bye-bye dgn ke-kroditan di Desember 2010. 

need a cup of coffee and a piece of chocolate to cheer myself

   





 

Nunggu "Bercerai Siapa Takut"

KAMIS, 16 DESEMBER 2010
 
     Satu penulis buku yang saya favoritkan her name Amelia Masniari alias Miss Jinjing
Selalu saya buru buku2 tulisan pribadinya about trip and shopping
Dan sekarang saya tidak sabar baca kisah cerainya di buku barunya Bercerai Siapa takut? Takut Banget.
Sepotong kisah hidupnya.

  Nih buku gak dijual bebas di toko buku. Didistribusikan hanya oleh dia dgn jumlah 1000 eksemplar ajah. 
Cara belinya via transfer ke rek (sdh kulakukan) dan buku baru dikirim 10 Januari mendatang. Duuuh lama banget.
Karena dicetak terbatas, buku 'ajaibnya' ini juga dicetak nomor seri plus nama pemesannya. Sangat spesifik.
Makanya begitu transfer, kita konfirmasi plus pesan nama yg dicetak untuk Dedicated-nya. Ada2 ajah si mbak. 

  Di buku ttg pengalaman shopping and trip-nya,  saya 2 x pula pesan langsung ke dia yang  dibubuhi her sign. Yah tentunya harganya lebih mahal dibanding beli di Gramedia plus beban ongkir.


 Saya memang belum tau apa isi lengkap crita divorce-nya itu. Yang pasti ditulis versi penulisnya.
Dulu, saya mengira her life's  very complete. Senang, bahagia, bisa keliling dunia tuk menikmati hidup, punya anak2, ada suami yang tulus mencinta. Sukses buat saya pengen seperti dia (pgn bs jalan2 around the word).
But, dibalik kesempurnaan ada  kekurangan. Ya, inilah perjalanan hidup yang harus dia jalani. 

Serunya Handle Mini Tour

sok sibuk ;pic ini dr http://ainaalbi.blogsome.com
RABU, 15 DESEMBER 2010


  Seandainya setelah Desember 2010 langsung ke Juli 2011. Jiaaaaaaah ngayal dot com. Udah ga sabar pengen jalan2 ke Singapura dan Kuala Lumpur. Tiket Dps-Sin dan KL-Dps utk awal Juli dah kebeli. Pelesir 5D/4N. Duuuuh lamanya nunggu saat plesir itu tiba. Ya maklum aja baru kali ini Insya Allah kesampaian jalan2 ke luar negeri.


 Meski masih lama alhasil saya harus meng-handle 3 anggota lain yang ikutan bergabung. Rencana pertama saya ma 1 teman aja yg berangkat. Tiket udah fixed. Eh, besoknya ada tambahan guest lagi, temannya teman saya ini plus ponakannya umur 5 thn . Yo wis tiket saya handle again. Beruntung juga satu teman ini dah sering wira-wiri ke Abu Dhabi nengokin kakaknya n plesir ke Eropa (Kecuali samsek blm pernah ke negeri Singa ma Malaysia).
Jadi dah pengalaman, trutama urusan imigrasi -cap paspor dimana, dll. Kalo saya pasti kagok berat deh. Makanya seneng banget  ketambahan personel yang expert  luar negeri gini.

  Sebenarnya blum layak publish deh tulisan ini. Huekekekekke berangkatnya jugak masih 7 bulan lagi bow.Tapi apa salahnya juga saya prepare dari sekarang. Harapannya biar nyampe sana bisa liburan dengan menyenangkan. Jangan sampe disana malah bete karena gak tau mau kemana or bingung mo kemana. Maklumlah, saya ini tipe orang yg apa2 harus sip smua. Kalo ada yang gak beres sedikit, mood langsung brubah. Bakal gak nyaman gitu.
 Untuk urusan itinerary ini, saya yang nyiapin. Alesannya, teman2 yang nyerahin pada saya. Weleeeeh. Mereka pasrah mo saya ajak kmn-naik apa dll-dll, qqqqqq. Okelah job ini saya tangani. Menghandle Mini Tour.  Hohoho keren ya jabatan saya *sgtt lebay*
  Secara jugak yang punya ide pergi saya, dan mereka pada berminat ikutan. Rencana semula, juga advice suami, kalo plesir dewe saya disuruh gabung ma grup tur aja. Nah, kesininya tyt dapet teman jalan. Yo wis gak perlu gabung ke grup tur. Lebih hemat dan mo kmana2 bisa bebas kita tentukan sendiri. Gak buru2 dan dipatok jam. 

   So, kalo lagi nganggur, saya udah  mulai susun  apa2 yg mo kita lakukan disana. Tentunya juga dari hasil nyontek di internet-baca blog teman or googling sana-sini plus beli buku panduan jln2 hemat *niattt bggt  jadi guide and owner biro perjalanan, hehehehe*. 
Perginya memang go-show but tetep harus punya panduan kan supaya gak peta buta. 
Selain mo jalan2 kmn, nongkrong dmana, shopping dmana, nginep dimana, saya juga dah mulai belajar apa yg boleh dan gak boleh kalo di negara orang. 
Misalnya aja di Singapura kan banyak peraturan tuh. Ambil contoh gak boleh makan minum di MRT, kalo ketauan bisa kena denda 3 jutaan . Weeeks padahal kan kalo di perjalanan gak klop gak ngemil iya gak. Info macam begini pasti saya infokan ke peserta mini trip saya *hayaaah*. terlebih peserta mini tur ini ada bocah 5 thn yang mesti diawasi. Hehehe. Blum lagi urusan air minum. Harga air kemasan disana katanya nih mahal bgtt dan gak masuk akal, bener gak nya gak tau. Harus saya buktikan dulu. 
Bbrp hal lain yang menyangkut manner lagi saya pelajari. Intinya biar gak keliatan katrok disana. Maaf kalo yg baca tulisan ini dan gak keitung ke Singapura-Malaysia tolong abaikan aja postingan saya. 

    Lainnya apalagi ya, oya boleh dong saya khawatir. Hehehe kepikiran kalo sblm Juli saya udah hamil. Secara ini yang lagi kami nanti. Bukan, bukan minta supaya kalo diberi hamil, ditunda dulu pe pulang trip *haish* saya hanya minta supaya sehat, kapan aja hamilnya. Biar bisa tetap seneng2 ma teman2.  Wah pasti girang banget deh kalo saya hamil trus kuat jalan2 disana (Ya Allah tolong kabulkan). 

   Ngggg, mudah2an smuanya on schedule, my first mini tour ini bs lancar dan sukses .Ya kali aja kalo peserta tour puas  someday malah menginspirasi saya buka usaha tour and travel.Wekekekekekeeeek. Seru ternyata ngurus ini itu. Pengalaman tersendiri. 
Dan yang paling penting skrg ini pe 6 bln kedepan konsen simpan uang saku biar bs senang2 disana. Amiiin. 

Hari Ini dan Daftar Inginku di 2011

SABTU, 11 DESEMBER 2010


    Malming pertama di kantor, halaaah. Sejak jumat kemarin, saya kena shift. Jika sebelumnya saya biasa kerja 8 pagi to 5 sore,  sekarang jadi 11 siang to 8 mlm. Karena dah perintah pak bos, saya trima dengan ikhlas, hehehee. Disamping pula ada tuntutan dan tantangan, smua staf harus multitasking. Bismillah smoga saya mampu menjalaninya. Demi karir dan keluarga, jiaaaaah...
Saya bersyukur, suami ga ada complain ma perubahan jadwal kerja saya. Memang begitu dapat mandat dari bos, saya langsung lapor sekaligus minta ijin suami untuk mengkhilaskan istrinya ini pulang malam. Toh jarak rumah-kantor deket, 15 menit dah sampe *standar kecepatan saya berkendaraan*. 

Ada plus minusnya juga saya brubah jam kerja ini. 
Plusnya : dari pagi ampe sblm berangkat bs full urus suami. Nyiapin menu, ngopi bareng sambil baca koran atau sekedar ntn tivi dan ngobrol.

Minusnya : saya gak bisa lepas suami berangkat kerja deh. Iya, biasanya jam 7 mlm saat suami siap2 ngantor saya dah di rumah. Waktu saya pulang kantor masih bisa ketemu dia, ngeteh or bikin susu hangat kesukaan kami sambil ngobrol bentar. Nah, sekarang suami brgkt kerja kagak ketemu istrinya deh. Mlmnya baru ketemu stlh sepanjang siang-sore berpisah, huekekekkkkkkk... 

Mudah2an jam kerja saya balik pagi lagi, hihihihiiii (malaikat lewat dengarkan doaku). Tapi gak papalah, kerja mlm buat saya juga udah gak asing lagi. Dulu waktu masih di kerjaan pertama, saya kerapkali berangkat pagi pulang malem dengan beban dikejar deadline. Biasa aja tuh.

   Sekalian udah tengah Desember, saya menarik napas lega sepanjang tahun ini begitu menggembirakan dan tak henti-hentinya bersyukur. Beberapa hal yang saya inginkan tercapai. Misalnya aja kerjaan baru, dan cita2 lain yang dipenuhi olehNya. Untuk pekerjaan, saya tau suami ngasi kebebasan saya untuk stay di rumah atau kerja. Dan dia mendukung penuh ketika saya bisa memperoleh job baru stlh hampir satu tahun resign dari kantor lama. Thanks sayang. Saya tau diam2 dia begitu bangga dgn saya yang gigih apply sana-sini, padahal gak ada yang nyuruh. Dia pula yang membesarkan hati saya, waktu pernah gagal tes terakhir di job yang saya idamkan. "Suatu saat nanti kamu akan memperolehnya," katanya waktu saya menangis crita kalo saya gagal.
Dan benar, gak lama kemudian saya coba apply lagi, ikut tes dan ditrima kerja. OMG, doa suamiku dikabulkan.

pic ini dari http:// zawa.blogsome.com
     Apa aja daftar keinginan 2011 ?, tentunya yang saya inginkan yang belum kesampaian di tahun ini. 
Listnya : Saya dah memimpikan punya rumah sendiri. Bismillah mudah2an Allah mengabulkan. Tidak ada yang tidak tercapai, kalo kita sekuat tenaga mewujudkan mimpi2 itu. Bukannya cuma ngayal, tapi harus kerja keras khan. Next list, yang pasti pengen pelesir ke Singapura-KL (lagi proses), dan of course zero problem, maksud saya mudah2an dijauhkan dari  problem gede *amiiin*. Kalo problem kecil2, ya pasti ada aja ya namanya juga hidup . 
Punya anak? ya pasti pengen . Untuk yang satu itu, saya tdk ingin ngoyo. Biarlah Allah yang menilainya kapan saat yang tepat untuk memberikan amanah itu. Insya Allah kami dah siap kapan aja dikasinya. 
Gak banyak2 daftar keinginanku, hanya bisa berusaha dan berdoa smoga diberikan kelancaran dan kemudahan menjalani 2011. Sehat, slamat, rukun, dan bahagia.

Love My Country

 SENIN, 6 DESEMBER 2010

     
    Sejak satu pekan ini, saya tergila-gila nungguin Pariwara Kementrian Perdagangan. Lagu Tanah Airku yg dinyanyikan ulang oleh para anak negeri yg mewakili berbagai kalangan itu sungguh benar-benar menggetarkan hati saya.
Tiap dengar lagunya, saya ingin menangis. Jadi membayangkan, jika suatu saat nanti saya berada jauh dari tanah air tercinta ini, gimana rasanya ya... Pasti campur2; sedih, kangen, haru, bangga, ngumpul jadi satu.
    
    Saya tahu, saya suka komplen tentang hal-hal yang gak beres tentang tanah kelahiran saya ini. Ucapan pedas langsung terlontar jika lagi mbahas oknum penilep pajak, semburan lumpur gara2 PT Lapindo Brantas bahkan penilaian tentang ketidakberesan kerja para pejabat negara . Padahal, kalo misalnya saya yg jadi pejabat blum tentu juga bisa kerja bagus. Iya gak siiihhhh.....Memang lebih gampang menghujat, dan mencela.
    Saya seringkali marah, jika perjalanan saya terganggu akibat galian kabel yang bikin macet, jalan berlubang, toilet fasum jorok. Dan entah seribu satu keluhan lain.

      Huhuhuhuuuuuu, ada satu yang lupa dan langsung ingat begitu mendengar lagu indah ciptaan Ibu Sud itu. Seringkali ternyata saya lupa bersyukur karena dipilihkan Tuhan untuk tinggal di negeri ini.
Yess, saya tahu kalo saya dilahirkan dan besar di Rusia sana, di Amerika atau belahan dunia yang lain, tentu saya akan merindukan sinar mentari. Di Indonesia, sinar matahari hangat bersinar dari Januari-Desember. Bahkan saat hujan turun pun, kadang masih terasa kegerahan. Coba di Eropa, suhu minus 0 derajat , gak bakalan berani mandi deh. Bisa rematik berat.
Kata my hubby, " Kita harus banyak bersyukur, kepanasan masih bisa cari angin di teras, nyalain kipas angin  atau Ac. Orang luar, malah cari panas di negara kita," celetuknya. 

      OMG, saya memang harus selalu bersyukur jadi bagian dari negeri tercinta ini. Okelah banyak pejabat yg bobrok, banyak oknum pajak suka nilep duit. Tapi tdk smua rakyat seperti itu. Saya tahu masih banyak pula orang jujur yg tidak bs dihitung saking banyaknya.
Jika saat ini negara blum memenuhi harapan rakyatnya, jika kita pun blum mampu membuat sempurna negara ini,  semoga kelak anak-cucu, keluarga, tetangga, anak teman atau siapapun itu  mampu membuat tanah airku ;
Nol Korupsi, rakyatnya damai sejahtera gemah ripah loh jinawi.

     
 Semakin tergetar hati saya saat lagu Tanah Airku dipungkasi Dian Sastro dengan lirik

.................Engkau Kuhargai..............................

  saya merasa tersindir dan mengakui blum maksimal menghargai negeri yang dipertahankan habis-habisan oleh para leluhur kita.  Meski saya  mengeluh apapun ttg Indonesia, hati saya tetap merah putih. Lahir disini, saya pun kelak ingin menutup mata terakhir kalinya di negeri tercinta.
Selama hayat masih dikandung badan, saya ingin selalu belajar menghargai tanah kelahiran. Kalo Bukan Kita Siapa Lagi....

pic ini ambil dr http://theworlddesign.blogspot.com
LOVE SUPER MUCH MY COUNTRY....




 

   

  

Punya Kartu Kredit Deh

JUMAT, 3 DESEMBER 2010


  Mengantongi kartu kredit juga saya akhirnya *sedikit norak*.  Udah sekitar 2 minggu yg lalu sih  si kartu Visa biru BNI ini nyampe di tangan saya. Bukan hanya saya, si-bapak pun saya bikinkan pula untuk kartu tambahan. Karena waktu kartu ini mo dikirim, ada marketingnya nelpon nawarin si kartu tambahan. Ya udahlah saya oke aja, karena ga kena biaya tahunan, tp dengan syarat si kartu tambahan harus dipake transaksi dua kali *sami mawon deh*. Transaksinya pun ga ada syarat minimum.Ya iyalah, yg nentuin how much byr pake kartu kredit kan si merchant yg trima tuh kartu.  Jika kita belanjakan taruhlah Rp 200 rb sudah lebih dari biaya tahunannya kan.

    Hmmm, ga papalah, yg penting masing2 dah pegang satu. Dan sepertinya punya uang plastik ini lumayan penting kami miliki. Kok ? hihihihi ini sih pengen biar duitnya tidur dulu di rekening. Maksud saya sih, masak iya bis dpt gaji trus lgs setor ke mall, misalnya. Jadi belanja-belanjanya minta ditalangi  kartu aja *yg penting konsisten bayar lunas sblm jatuh tempo*. Lumayan pula sambil ngumpulin poin kalo belanjanya pake si kartu. Di Denpasar, Kuta, Ada beberapa mall yg ngasi diskon dan undian berhadiah mobil. Tuhhh, lumayan khan, *ngarep dpt hadiah*. BNI juga ngadain undian tarik rejeki. Semakin byk transaksi, nomor undian yg kita dpt juga banyak *mimpi dpt hadiah utama BNI*

     Untuk transaksi rutin macam abonemen telpon, tv kabel, kami lakukan lewat kartu atm. Listrik ma air masih manual karena di bali blum ada layanan pembayaran via atm or CC. Nah, untuk kartu baru ini paling kalo ga penting2 amat ya gak dipake. Pekan lalu saya harus say thanks untuk my credit card ini. Critanya, pulang kantor saya mo ambil duit buat belanja harian. Dompet dah tipis. Eh, nyampe atm, tyt mesinnya rusak. Ganti atm, rusak juga. Heran rusak bisa barengan kyk gt.  Ampe capek plus laper  deh muter cari si mesin itu. Mo narik dari kartu atm satunya lagi, saya br inget kalo jumlahnya bakal ga cukup buat belanja karena duit hasil dagangan  msh nyangkut di beberapa customer. Huhuwaaaa pengen nangis deh rasanya. Mo minta transferan dari si bapak lwt sms banking, hp 2-2nya drop. Gimana bs menghubungi ??. Pokoknya sial betul deh saya waktu itu. Singkat crita karena dah sedikit putus asa, saya sekalian aja mampir ke supermarket langganan saya *mulanya mo belanja di minimarket  dekat rumah*. Jadinya, acara belanja bulanan maju   bbrp hari sblm tglnya *sayang duitnya kalo lgs dibayar tunai*dan off course  pake kartu kredit untuk pertama kalinya sekalian nyobain gt. Msh beruntung, hari sebelumnya dah saya aktifin tuh CC, jd bs lgs gesek. Hehehe..

    Kalo cc si-bapak dipake pertama kali bbrp hari lalu buat belanja buku pak SBY seri 2-3 (horeee tinggal nunggu satu lagi pas deh punya tetraloginya). Masih kurang satu kali transaksi, dah saya incer liburan minggu dpn nge mall beli apa kek. Daripada kena biaya tahunan kalo aturan 2 x transaksi ga terpenuhi. Kan mending dapet satu baju *ogah rugi*.

menemukan  pic ini di  http://jambutegar.blogspot.com
   Rencana selanjutnya, buat beli tiket Air Asia dan sedihnya blm bs segera beli  krn msh nego-nego dan nyocokin  tgl pasti kpn berangkatnya. Secara yg berangkat rencana 4 orang dan harus matchingin ma jdwl libur msg2 gt deh. Padahal tangan ini dah gatel pgn sgr pegang tiket.
    

Mantenan Sobat

KAMIS, 2 DESEMBER 2010

pic dari http://bayulubihardi.co.tv
    Aiih senengnya deh dapat kabar dadakan kalo sobat saya mo menikah Insya Allah 3 bulan lagi. Kaget sih iya, krn pekan2 lalu tuh dia gak mbahas acara pentingnya ini. Justru kami lagi heboh nyusun fun trip pertengahan thn dpn. Kata dia sih, emang rencana nikahnya ini mendadak gt. Secara permintaan calon misuanya yg pengen sgra meresmikan. Oke, sementara ini saya harus pending dulu mbahas fun trip kami. Ya, kalo misalnya ntar dia gak bs ikutan, yo wis hanya saya dan si bapak yg berangkat. Tapi, kata dia acara kami tetap jadi dan dia bersama pasangan resminya.  Hehehe, gimana ntar aja deh.

    Beberapa hari lalu saat ol ym, dia manggil saya. Chit chat gitu deh ngomongin keperluan wedding. Diskus about cincin, undangan, foto pre wed dan lain-lain. Saya sih dengan senang hati mo bantuin. Sama -sama lha ya. Waktu saya nikah, dia juga seksi sibuk bantuin. Sekarang gantian saya. Rencana minggu depan mo anter dia survei vendor. Kebetulan, pekan depan itu saya ada libur 3 hari. Dari Selasa (7/12) pe Kamis (9/12) karena ada perayaan hari raya Galungan. Tuuh lumayan lama khan. Semestinya pula, tgl2 itu kami trip bareng ortu trip ke Jatim. Namun, kami berdua batal ikut dan kami undur hingga insya Allah Maret mendatang waktu libur Nyepi. 

   Balik ke sobat yg mo merit ini, kami dah sejak 2 SMU (waktu pindah ke Bali) ini dah temenan. Dan yg bikin saya terkaget-kaget bbrp thn kemudian, ternyata suami saya ini satu daerah ma dia. Wkkkkkkk, kalo inget pengen ketawa deh. Lha jauuuuh sblm saya bertemu suami, saya prnh maen ke rumah tmn saya ini which is nglewati dpn rumah (calon)  suami. Tdk prnh tau ya namanya jodoh, qqqqqqqq. 

   
    Tidak sabar deh ketemu dia minggu depan. Ngomongin keperluan pernikahan. Dulu, wkt saya nyiapin GreaT day ini, say hobi bgt tuh tiap bulan bela-beli majalah khusus pernikahan yg harga per eksemplar hingga Rp 60 ribuan. Saya tau, tdk mgkn bs meniru plek yg ditulis di majalah itu. Tapi setidaknya ada bayangan lah spt apa acara yg kita inginkan.
Rasanya seneng banget tiap masuk ke toko souvenir dan undangan. Betah gt liat-liatnya. Yang gokil malah, ga bosen2 tuh liat cincin kawin dan gelang emas  untuk mas kawin yg tersimpan sementara di lemari saya menunggu hari H tiba. Pengen buru-buru pake *norak bgt*
Satu sobat saya lagi yg nikahnya duluan, juga bantuin saya ngimel apa-apa aja yg diperlukan. Seneng deh pokoknya, hihihihi.   

Untuk sobat saya yg lg ribet ini, saya doain supaya persiapan dan acaranya lancar. Akhirnya, smua sobat dekat saya menemukan pasangan hatinya. Alhamdulillah.

Jadi makin excited nunggu 2011.
   

Mobil (bukan) Baru

SELASA, 23 NOVEMBER 2010

   Satu keinginan tercapai, eh nongol cita-cita lain. Pekan-pekan ini lagi menggebu pengen punya mobil pribadi. Sebenarnya yg punya keinginan si bapak. Belakangan, saya pun mulai berpikir bahwa kendaraan roda 4 memang perlu banget guna mendukung mobilitas kami *tepok jidat*. 
Biar bukan baru, yg seken oke-oke aja. Supaya kami ga perlu lagi bercapek-capek duduk diatas motor kalo pulang kampung misua. 
Atau kadang nge-bis yg bikin saya mabuk kalo kondisi lagi gak bagus. Nge-rent car pun gak bs bebas bawanya. 
So, sepertinya roda 4 ini mendesak untuk segera dimiliki. Sarana transportasi kami sehari-hari pake motor aja. Satu motor matic brand S untuk saya, dan brand H untuk suami. Yg brand S ini saya beli di thn ke-2 saya kerja. Habis gak enaklah masak udah kerja tapi masih pake motor inventaris dari ortu, gak bgtt khan. Jadi, saya ambillah si matic itu dgn DP dan cicilan satu tahun ke depannya hasil keringat saya. Cicilan2 thn berikutnya pembayaran di take over si bapak scr begitu merit saya brenti krja= ga punya penghasilan. Pas mulai kerja lagi Februari lalu, saya masih bisa kipas2 karena gak ikutan bayar motor*curang ya*. Alhamdulillah lunas yg mestinya bulan ini sudah kami selesaikan bulan kmrn. Gembiranya, krn pas acara lunas2annya itu saya ikut nyumbang dari gaji saya. 
Cepet2 dilunasin ini karena udh ngebet bgt buka utangan baru alias beli mobil. Hehehe....
  
  Kalo beli baru, meski nyicil jelas blum mampu. Ngumpulin buat DP-nya bisa setengah mati deh. Makanya gak mau maksain diri, kami rencana sih ambil yg low budget. Ini pun dicicil pula, hehehe kasian yak. Gimana lagi, memang kemampuannya sih msh segitu. Insya Allah kalo nanti ada rejeki bisa ditukar ma yg bagusan.  Trus pilihan mobilnya ? kami berdua seneng liat sedan. Elegan. Jadi pengen punya sedan Toyota or Honda. Eh tapi kepengen juga sama Suzuki Karimun. Sporty dan simpel gitu keliatannya. Gak tau ya, suka aja tuh ngliat body imut sedan dan city car. Biar kata ntar udah ada anak pun, selera kami tetep mubil kecil2 itu.
Sekarang sih masih bolak-balik ngitung, simulasi mana yg sesuai kocek. Secara semua pos pengeluaran harus dihitung ulang. Jangan sampe termehek-mehek bayarnya. Karena saya gak mau pula kalo beli mobil ini bs membatalkan agenda fun trip kami ke SIN-MAS taon dpn.

   Sebelum2nya saya gak se-semangat ini ngomongin mobil. Dulu, saya pengen bs rumah sendiri. Tapi ternyata, diitung-itung kalo punya rumah duluan, mobil bakalan susah kebeli. Karena cicilan rumah termasuk DP aja udh gede, blum lain2. Mana bs sampe 10 thn lg byr kreditnya. Nah, kalo mobil duluan, paling lama 4 thn. Sisanya, baru bs konsentrasi penuh ke hunian pribadi. Oke deh akhirnya saya setuju dgn argumen itu. Terlebih saya tipe orang yg banyak maunya kalo punya rumah ntar. Harus begini-begitu, sok perfect gt lah *sok mode on*.

   Mewujudkan impian yang besar, harus dimulai dari yang kecil dulu kali ya. Mudah2an aja segera terwujud satu persatu keinginan kami ini. Bismillah aja agar sesuai rencana. Siapa tau ini jalanNya. Kami disuruh punya mobil dulu biar pas hamil gede ntar gak rempong naik motor. Hehehe tebak-tebak buah manggis.

 

Pasrah

SABTU, 20 NOVEMBER 2010

Bismillah...
hanya bs memasrahkan diri ini kepadaMu Sang Maha Pemurah
ya Allah jika ini rejeki kami, smoga Engkau Berkahi
tapi jika ini adalah ujian, smoga Kami bs ikhlas dan Engkau Ganti yg lebih indah lagi...

amin-amin, ya robbal aalamiin.



*dgn berat hati harus off dulu dari dunia cyber. smoga saya sgra kembali lagi*. Mohon doanya ya teman2..
*kepingin sgra bertemu pekan depan, bismillahirrohmanirrohiiim....*

Review SpOG dan Obat Sekali lagi !

KAMIS, 18 NOVEMBER 2010

  Selamat ketemu lagi setelah libur Idul Adha kemarin * off facebook, off nge-blog*. 
Melanjutkan postingan saya sebelumnya, saya hari ini masih pengen crita2 lagi tentang SpOG dan printilannya.

Tentang Obat :
   
  Saya pernah diresepkan asthin force (vitamin). Setelah saya browsing nih vitamin intinya untuk meningkatkan kualitas sel telur (kalo tdk salah ingat). Sayangnya, gara-gara minum obat ini siklus haid saya yang biasanya teratur 30-31 hari, datangnya malah mundur 5 harian. Ini terjadi hingga 2 bulan.

  Profertil (penyubur juga kan) yg diminum mulai di hari haid ke-3 (2 ?)*tepok jidat lupa*. Lagi-lagi siklus haid berikutnya jadi kacau. Mundur lumayan lama. Huwahuwaaaa....

Apakah badan saya menolak obat2an itu ? saya tidak tahu persis. Yang ada saya khawatir kalo misalnya saya turutin untuk trus mengonsumsi resep2 itu, malah berefek ga bagus utk badan saya ini. 

Apakah ada resep lain selain 2 itu? sepertinya ada. Kalo ga salah ingat, tiap kunjungan diresepkan 2 obat. Nama2 lainnya saya lupa *tepok jidat lagi*.

Usaha lainnya :
Jadi inget barusan jeng Asty http;//www.ceritaasty.blogspot.com kirim inbox FB share racikan minuman untuk kesuburan off course to get baby

Tiap hari suami+istri minum jus wortel impor+apel+tomat, bisa sehari 2x atau cukup sekali, ada yg bertahun2 merit blm dpt anak eh berhasil, ini aku dpt dr weddingku.com (isi massage-nya saya copas biar sesuai aslinya).

  Saya setuju ajah kalo harus mengonsumsi jus ini. Non kimia kan? hehhee. Kebetulan saya ini orangnya mood2an. Kalo lagi rajin, tiap hari bs semangat bikin jus tomat campur wortel. Kalo males nge-jus, tomat saya potong2 dimakan segar dgn tambahan sedikit gula. Lebih enak setelah didinginkan dulu.
 Oke deh yg pakai apel, Insya Allah segera saya coba. Chiayo2- Semangat -semangat!. Thank u Asty infonya, mari kita coba sama2.

  Semenjak merasakan tdk gampangnya mendapatkan bayi ini, saya sempat kecanduan baca2 blog kehamilan, diskusi2 kehamilan dsb. Jadinya sekarang2 ini udah gak GR lagi jika misalnya telat haid. Rasa GR berlebihan saya coba kurangi. Saya tdk ingin berharap yg berlebihan. Takut malah bikin kondisi psikologis saya terpengaruh *haiish*. Yap, analisis saya, diri saya ini gak boleh terlalu gembira atau terlampau sedih. So, harus bs biasa2 ajjah *sok tau*. 
Pernah pula suka baca2 tulisan tentang inseminasi dan bayi tabung *ya Allah smoga saya gak perlu sampai sejauh itu*. Ada yg hingga 3x program bayi tabung blum berhasil, dan sebagainya. Buat saya, baca2 yah sekedar untuk pengetahuan. 
Buat seru2an, saya suka pula nyobain kalkultor kehamilan. Seru juga, seperti mengkhayal brp usia kehamilan kita, hihihiiii. Sampai sekarang pun, saya masih suka pake kalkulator itu, iseng2 aja kok. Sambil mensugesti diri kalo saya lagi hamil, hehehe..gpp kan.
  Sekitar 2 bulan lalu, waktu saya brobat sakit gejala tipus, dokter merekomen koleganya -SpOG untk kami datangi. Kebetulan mereka satu rumah sakit. Sedikit tertarik saya dan suami. Karena pak dokter tersebut bilang, temannya itu telaten dan cepat dalam menangani pasien. Cepatnya, kalo memang butuh tes, ya disarankan segera melakukan. Trus katanya juga nih *masih promosi*, koleganya itu bs mengerjakan program bayi tabung dgn biaya terjangkau *toeng-toeng*. Sementara, informasi tersebut kami catat aja dalam ingatan. Bisa kami pertimbangkan mengunjunginya suatu saat nanti. Uuups, bukan berarti kami ingin mencoba program bayi tabung ya. Tetap saya ingin hamil secara natural, *malaikat lewat dengarkan dong*.

 Tulisan ini saya buat tanpa perasaan sedih, ataupun berderai-derai airmata *lebay bombay*. Saya udah mulai belajar memanaj diri saya. Mencoba tk sedih berlarut-larut, tdk jeles dgn ibu2 lainnya, dan tidak GR-an. Dulu pernah beberapa kali selalu menangis pas datang haid. Nangis sedih dan kecewa berat. Blum bisa mengendalikan perasaan. Pernah pula merasa tertekan kalo ada yg usil nanya2.
Sekarang, alhamdulillah sdh hilang lepas perasaan itu. Mo nanya2 knp saya gak hamil2? sini saya ladenin, hehehe..
Saya lagi terapi bahagia. Belajar  mengumpulkan energi positif dgn perasaan gembira, dan mengaminkan semua doa yang ditujukan untuk kami dan berbalas mengirimkan doa kebaikan. Saya yakin, itu adalah salah satu obat yg manjur. Iya gak siih. Terimakasih untuk mbak Tya di ourwedjournal.blogspot.com/ yg mengatakan hamil itu menular, hehehe.  Smoga sgera menular kepada kami ya, dan teman2 lain yg sedang menunggu buah hati. Amin-amiin-amiin ya Robbal Alamin.

Saya yakin saja Allah sedang menguji kesabaran kami. Kalopun usaha yg kami lakukan di hadapannya masih belum maksimal, smoga Allah membantu memaksimalkannya. Saya tetap yakin dan percaya, smua akan luar biasa tepat pada waktunya !. 

Review SpOG

SELASA 16 OKTOBER 2010

 
   Berhenti sementara mengunjungi SpOG sementara ini membuat hati dan pikiran tenang *elus2 dada*. Benefit lainnya membuat isi dompet aman, hehehe. Memang sih slama ini blum banyak duit yang kami keluarkan untuk konsul ke para dokter itu. Karena hingga terakhir mei lalu konsul yg saya lakukan sebatas check2 luar USG dan belum ke tindakan serius lainnya. Ini yg membuat saya gemas karena merasa pak dokter itu mengulur-ngulur waktu saja. Padahal saya udah rutin mengunjunginya, bahkan dalam seminggu pernah hingga 2 kali bo !. Jadi inilah alasan saya knp menghentikan entah sampai kapan untuk tdk mengunjungi SpOG hingga kami betul-betul menemukan dokter yang akurat.

    Ini reviewnya : 

1. SpOG pertama di suatu Klinik di Tabanan-dekat rumah (rekomen teman), nama ga usah saya sebutin ya scr udah lupa kalo ga nyontek dikartu brobat, hehehhe. First visit ini kalo ga salah bulan Juli 2009, yg artinya blum genap setaun pernikahan kami. Di kunjungan pertama ini saya di USG luar, alhamdulillah bersih. Pak dokter ngasi advice spy saya sabar krn blum setaun. Dia pun ngasi catetan tgl brp aja kami ....(udah pd tau lha ya itu disuruh apa) based on tgl periode yg saya sebutin, plus resep obat. Well, saya lumayan puas dgn dokter ini krn lumayan komunikatif.

2. SpOG di kawasan Denpasar Barat, sekitar bulan Maret 2010, ini pas saya lagi haid hari pertama. Niatnya memang mo konsul untuk program kehamilan. Penilaian saya ni dokter irit ngomong. Tapi saya mencoba ngertiin. Tes pertama, USG luar, alhmd baik2 aja. Trus dikasi catetan tgl2 yg wajib kami lakukan, dan resep yg harus diminum. Bulan dpan disuruh balik lagi. Oke, saya mencoba turutin. Nemu pak dokter ini memang tdk sengaja, setelah saya hopeless bnget krn paginya dapet. Sediih kan, so saya putusin untuk mencoba ketemu ahlinya. Gak ada yg rekomen nih dokter, cuma coba2 aja mampir, hehehe.
3. Bulan depannya saya berkunjung lagi. Kunjungan kedua ini saya sedikit berharap karena jdwl hari H saya molor. Waktu cek, pak dokter ngasi harapan juga. Mana saya tanya, apa kira2 keliatan mo haid, pak dokter gak ngiyain or say no. Memang sih ga bilang ada bakal bayi, tapi dia bilang ada penebalan dinding rahim (eh tp itu kan bs juga mo haid kan). Coret2 resep asam folat *berbunga-bunga*. Suami saya juga gembira tuh. GR dikit.

4. Dua harinya lagi, saya dgn perasaan sedih mengunjungi pak dokter itu lagi. Tau knp?  saya haid. Yahhh, padahal ngarep bgt telat 9 bulan ke depan. Saya masih berharap itu bukan haid *keseringan baca postingan haid tp ternyata hamil*. Pas di cek, beneran tuh kata pak dokter, itu memang darah haid, keliatan dilayar USG ada bulatan2 besar yg artinya darah haid. Huhuhuuuuu sediiih bgttt. Eh pas saya confirm lagi kalo 2 hr lalu saya cek ke si pak dokter dan dibilang blum ketauan mo haid pa gak, pak dokternya nggak ngasi jawaban memuaskan alias spt orang lupa.
Langsung saya kcewa dong. Saya tau pak dokter yang saya kunjungi ini pasiennya bejibun. tapi mbok ya ingett dikit dong ma pasien2nya. Saya paling gak suka  ya mendapat service spt itu.Terlebih penanganan yg dia berikan lambat. Knp saya gak segera disarankan utk tes yg lain. Tiap bulan hanya disuruh datang, disuruh minum obat. Wehh padahal info yg saya dapet kebanyakan minum obat penyubur ga bagus. Sayanya kan jadi takut.  Pas datang ma misua aja, juga gak sgra dikasi pengantar untuk tes sperma. Suami jg kecewa tuh. "Kok saya gak disuruh apa2?", katanya sedikit kesal.

     Semenjak itulah saya lumayan lama off ke dokter. Masih kecewa critanya. Kami putuskan utk stop ke SpOG.
Hingga pada akhirnya Agustus lalu saya harus ke SpOg lagi. Saya telat haid 8 hari. Berharap sekali yg ini positif. Baru kali itu pula sekali dalam seumur hidup saya nyobain tes pack, 2 malah *hasilnya cuma satu garis*. Masih gak percaya ma tes pack itu, saya ke dokter lagi dekat kantor. Gak pake ngantri, langsung masuk, diubek2 perut, gak nemu apa2. "Gak haid blum tentu hamil,"kata pak dokternya. Yess, saya tau itu. Masih bisa buat saya tersenyum, dokter terakhir ini lumayan lama bs diajak ngobrol. Bahkan ga ngasi saya resep apapun. Dia hanya meminta saya segera tes lengkap bersama suami. Hohoho dokter model begini yg saya inginkan. Stright to the point. 

  Baidewei, sementara hingga detik saya menuliskan review ini kami memang belum melakukan sarannya. Kami ingin mencoba alami dulu. Disamping menguatkan mental utk siap menjalani itu semua. Lah kok plin -plan ma paragraf pertama? Bukan plin-plan sih. Namanya psikologis kan kadang ga bisa ditebak, kadang merasa siap, kadang drop . Terutama saya; blum siap harus menjalani tes apa tuh HSG ya, trus tes2 lain2...saya takut diambil darah, saya takut dimasukin alat yg konon sakit itu, saya berdebar-debar tiap mo masuk ruang praktek dokter *bukan lebay*. Sungguh, saya masih harus menyiapkan diri sebaik-baiknya. Jika memang saya harus menjalani itu smua, saya ikhlas. Biarkan saya menyiapkan diri dulu. Saya siap2 aja kok, dgn catetan dokternya memang tokcer. Coba kalo misalnya, saya udah kadung tes ini -itu tyt ga perlu, gimana coba?

tulisan ini gak ada maksud saya utk underestimate. Suatu saat nanti, saya membutuhkan bantuan mereka.

Saya Hanya meminta smoga Yang Maha Kuasa memudahkan apa yg kami inginkan. God Will Make Things beautiful in It's Time.

Gayus, u make me Angry...

JUMAT, 12 OKTOBER 2010

  pengen nyampah pagi ini. 

   Lagi kesell banget-nget liat Gayus *elus2 perut *. Bukan wajah ya *kan dilarang mengkomen ciptaan Tuhan* tp wig yang dipake pria yg konon adalah si Gayus itu. Sumpah mati deh mana ada orang sehat walafiat yg mau dipotong or ditawarin kapster buat nyoba rambut model begitu. Kecuali Gayus yg emg lg butuh nyamar. Hweedeeeh udah poninya gak jelas nutupin jidat, pake kacamata2an lagi. Mana keliatan jelas dia gak nyaman dgn penampilan o'onnya itu.
Saya yg org biasa aja, tanpa punya ilmu identifikasi, bisa ngomentar Yes, Pic itu 100 Persen Really Gayus Mafia Pajak!!. 

   Ayo pak polisi, segeralah bergerak cari bukti ke Bali. Kan udh ada yg ngasi info dia nginap di salah satu hotel di Nusa Dua sana. Malah, pihak hotel juga bersedia ngasi data jika memang dibutuhkan untuk kepentingan Hukum.
Apalagi... 
Saya bukannya berprasangka buruk. Hanya mengandalkan logika aja:
1. Apakah ada wajah mirip-rip bahkan sama pdhl bukan sodara?
2. Rambut yang mencurigakan. Helloooo udah hari gini begini masih adakah yang mau memotong rambutnya model jadul begitu? Poni kgak keliatan, belahan rambut dibuat2, gondrong belakang model kotak, haduuuuuh A big No-No.
3. Hingga hari ini blum ada yg mengakui tuh foto. Misalnya pak Budi kek yg bilang bahwa itu dirinya, bukan Gayus. Gak ada khan??? apa jgn2 pemilik wajah itu gak tau kalo dihebohin? mustahil lha, wong publish brita itu dari pagi ampe malam gak tivi, koran, radio, bahkan hingga obrolan di warung kopi.

    Kembali ke tersangka pemilik foto : Okelah, Gayus mengelak-katanya gak suka bola. Nah yang ditonton itu apa? Bola kann?????. Even yang ditonton itupun bukan sekedar pertandingan bola bertiket Rp10 ribu. Ada prestise dan gengsi tersendiri jika bisa duduk nonton aksi kibasan raket para bintang tenis dunia itu. Setau saya tiket nonton pertandingan dihari biasa di kisaran Rp 200 rb, dan final bs berlipat lagi. 
Selain tiket bs dibeli langsung bisa pula pesen kursi lewat situs resminya.  Venue pertandingan yang digelar di kompleks hotel-hotel berbintang di kawasan Nusa Dua itu  memancarkan aura kemewahan tersendiri. Eksklusif.

   Saya ajah yg pengen nonton sejak 4 thn lalu, kagak pernah kesampean tuh. Sayang duit lha ya *mending buat belanja isi dapur bs untuk berhari2*. Cuma mampu beli kausnya doang yang kembaran ma pacar dan dijual di booth sekitar venue sekitar 3 thn lalu. Upps bukan saya ding yg beli kausnya, lebih  tepatnya dibelikan pacar alias my hubby.
Selain itu, setengah mati pengen bs foto bareng ma Martina Hingis yg prnh tampil di ajang itu . Bahkan hingga ngiri ke ubun-ubun ma pacar (saat dia msh jd wartawan sport) yang bs keluar masuk lapangan utk meliput, hufft.
Nah, kalo si Gayus, harga tiket final itu ga ada artinya dgn timbunan duit pajak yg berhasil digaruknya *sigh*. Jangankan biaya perjalanan, dan hotel dia ke Bali, keciiiiiiiiiiiil bila dibandingkan dengan setoran puluhan juta ke oknum Mako Brimob supaya dia bs leyeh2 di luar *gemesss geregetan*.
  

  Sedikit menggembirakan, lawyer Gayus, Bang Adnan Buyung Nasution akan mengundurkan diri kalo emang betul kliennya itu terbukti ke Bali. Good Job Mr. Lawyer !. Gak mbela Gayus gpp, masih byk klien tajir diluar sana yg menghargai profesionalitas anda.

   Satu lagi yang hal yang bikin saya  bete hingga pagi ini. Sepertinya kami merevisi ulang jadwal mudik akhir tahun yang sempat saya tulis bbrp hari lalu. Alasannya, karena cuti misua yg ternyata sempat miss.*ribet kalo hrs saya jelasin* . Dan finally membuat saya patah hati untuk utk keluar Bali. Tapi, sudahlah, saya harus tetap bergembira, Yeeeiiyaaaaa....masih ada taon depan...
mungkin Tuhan blum ngijinin kali ya  akhir taon ini. Siapa tau Tuhan menyuruh kami anteng di rumah utk menyelesaikan printilan yg harus kami selesaikan dulu. Ehemmm *menyoret bujet pergi dan menyimpannya kembali di dompet*.


ps; sengaja gak pasang pic Gayus atau apapun itu krn masih jengkel membayangkan wig ancurnya itu.

ya Allah maaf jika terlalu emosi postingan ini (please calm down jeni, inget program hepi2nya, ihkks)

When 2 Baby Came

 SENIN, 8 NOVEMBER 2010

     Akhir pekan yang tdk jayuss !. Sabtu malam hingga ahad sore kemarin, rumah saya jadi rame bin meriah. Itu tak lain karena saya lagi kedatengan ipar of course dengan 2 kurcacinya yg masih bayi2, plus sepasang mertua dan misan. Gak mbahas yang gede ya, saya ngomongin ponakan yg masih baby2 imut ini. Adik ipar dari suami saya ini memang sepertinya diberikan kemurahan rejeki oleh Yang Maha Kuasa. Rejeki anak. Lha gimana tidak, anaknya yg sulung, laki2 masih blum genap 2 taon, udah punya adik bayi, cowok juga 6 bulan. Memang sih jarak nikahnya duluan dia, cuma kalo liat rekor kehamilannya, jadi ikut ngiri juga, hehehe.. *gak ding biasa aja, msg2 dah ada catetan rejekinya kan*

    Semaleman ampe keesokan harinya, saya banyakan main ma ponakan yg paling kecil ini. Anaknya pinter, sukanya ketawa, dan masih mau diajak ikut siapa aja. Berbeda dgn si kakak, yg mood2an. Kadang ngeh bs ngajak maen adeknya, kadang kumat manjanya. Ya eyalah msh kecil juga dan blum terlalu ngerti adek itu apa. Hahahha...
ilustrasi ajah diambil dr http:// forum.gemscool.com

  Dan sudah bs ditebaklah karena ketamuan bocah2 krucil, rumah yang biasanya damai, clean, tenang jadi lumayan crowded. Smua koleksi boneka saya, keluar kandang-bertebaran dimana-mana. Belum lagi harus melototin mobil  termahal saya (miniatur mercy) yg dipake mainan si sulungl. Hahaha takut rusak gitu loh. Ditambah botol susu, dan  bbrp properti khas anak2 kecil lainnya. Lengkap deh ribetnya.

  Tapi whatever lha ya, sungguh saya gembira sekali kedatengan anak2 lucu ini. Apalagi malemnya, si bungsu tidur ma saya plus ditemani ibu mertua. Maksudnya kalo si bayi ini bangun tengah malem, biar di handle ma ibu mertua sajah *curang dot com*. Ampe siangnya sih saya ikutan bantuin momong kecil2an. Karena si bayi ini ditinggal di rumah sementara emak bapak, kakak, plus misua saya nyervis mobil ke bengkel seharian. Saya gendong2 aja sih, dan ngajak bercanda. Ikut bantuin makein baju dan kaos kaki (meski blum terampil), susah jg ya boo *sambil lap kringet lebay*.  Klao gantiin dispo, saya kabur, blum kuat mental mbersihin pup-nya. Duuh-duuuh masih merah deh nilai keibuannya, wkkkkkkk. Salut buat teman saya di http://www.ceritaasty.blogspot.com yg brani  meng handle total si keponakan. 

    Kalo saya liat punya anak tuh rempong sekali kyaknya. Palagi dengan jarak yang berdekatan. Saya perhatikan, bawaan adek ipar ini boanyyaakkk bgt, pdhl cuma nginep satu malem. Mana harus bawa makanan bayi, susu, botol, popok, desbe-desbe. Menuh2in satu mobil deh. Bawaan yg numpuk di kamar tamu, mirip spt pengungsi Merapi, hehehe bercanda.

    Ummm, saya jadi banyak waktu untuk mempersiapkan mental nih. Mungkin buat yg udah punya anak, sah-sah aja kok ngasi komen kalo statement saya diatas tuh komen orang sirik- blum punya anak-. Gpp deh dibilang begitu. Tapi sejujurnya, sumpah we're fine-sgt Fine malah meski Tuhan blum memercayakan amanah untuk kami. Ya, belakangan ini kami udah biasa2 aja kok. Tdk terlalu memikirkan bayi, krn bs bikin stres dan berdampak gak bagus untuk kesehatan.
Obat terapi yang kami lakukan adalah sebisa mungkin menikmati hidup ini dgn perasaan gembira. Kami juga off konsul2 ke dokter sementara ini. Bukan tdk percaya dokter, tapi biarlah kami berusaha dengan cara kami sendiri. Terapi lainnya, tetep banyak2 makan sayuran bervitamin C dan E, minum susu kehamilan, dan yang pasti menghindari stres. Alhamdulillah, meski gak jarang suka ditanya sana-sini, saya biasa2 aja tuh. Tdk merasa tertekan or gimana*belajar kebal bgt dot com*.

   Terbaru, setelah saya pikir lagi, kmrn2 kan memang rencana mo serius program ke dokter, saya brubah haluan nih skrg. Daripada deg2an tiap ktmu pak dokter , mending duitnya buat pelesirkami berdua aja taon depan (moga2 kesampaian).
   Bukannya kami ogah brusaha ya. Ini adalah cara lain kami ikhtiar kok. Siapa tau, thn kmrn tuh kami dilanda stres jadinya si kecil batal jadi. Yap, taon lalu merupakan saat2 terberat. Bbrp hal harus kami alami. Bersyukur bisa melewati meski harus terkuras tenaga, pikiran, dan mungkin airmata. Back to my tagline Gembira dan Kadang Sedih, Inilah Hidup Yang harus dijalani.
Insya Allah pertengahan tahun ini hingga seterusnya ke depan, merupakan tahun2 kegembiraan bagi  kami, Insya Allah.
Terlebih yang saya rasakan dan membuat terharu, setiap keluarga ato siapa aja yg kenal kami ikut mendoakan agar si kecil segera hadir di keluarga kecil kami. " Ayo tular2 in bude biar cpt punya adek," kata ibu mertua saya saat melihat saya menggendong ponakan.  Ya Allah, ijabahlah doa kami dan mereka. Amiin.